Momentum HUT RI ke-80, Dua Simpatisan Paham Radikalisme Nyatakan Ikrar Setia NKRI di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” menjadi momen bersejarah bagi dua asal Kabupaten Sigi yang sebelumnya terpapar paham radikalisme.

Mereka menyatakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia () di hadapan , Kombes Pol Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., di Pos Komando Taktis () Tokorondo, Kabupaten Poso, pada Minggu (17/8/).

Prosesi ikrar berlangsung khidmat dan penuh haru. Keduanya dengan lantang mengucapkan janji setia kepada NKRI, lalu mencium Sang Saka sebagai simbol kembalinya mereka ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Baca Juga:  Silaturahmi dengan Pengurus Masjid, Dai Polri Gaungkan Pesan Toleransi

Ikrar tersebut turut dihadiri Kasatgas I Intelijen Kombes Pol Andi Aditya Sakti, S.I.K., Kasatgas III Preventif Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., Poso AKBP Alowisius Londar, S.I.K., perwakilan Kesbangpol Kabupaten Poso, serta sejumlah lainnya.

Ahmad Afandi alias Aco, salah satu simpatisan yang sebelumnya terpapar paham radikalisme, mengaku ikrar tersebut menjadi titik balik hidupnya. 

“Dulu saya mempunyai pemikiran bertentangan dengan NKRI. InsyaAllah ke depan kita akan bersatu membangun negara ini dan kembali ke yang damai,” ujarnya.

Baca Juga:  Libatkan 256 Personel Gabungan, Polda Sulteng Perpanjang Operasi Madago Raya 2025 Tahap IV

Afandi juga mengajak teman-temannya yang masih terpapar ideologi radikal agar segera kembali ke jalan yang benar. 

“Mari kita bersama-sama bersatu membangun negara ini agar menjadi negara yang adil dan makmur,” tambahnya.

Senada, Sunardin, simpatisan lainnya, menyebut momentum 17 Agustus ini menjadi sejarah penting dalam hidupnya. Ia menegaskan tekad untuk meninggalkan paham radikalisme dan hidup dalam semangat kebangsaan.

“Saya berharap kepada teman-teman yang belum kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, mari bersama-sama ,” katanya dengan suara bergetar.

Kaops Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, menyambut baik ikrar setia yang diucapkan dua simpatisan asal Kabupaten Sigi tersebut. 

Baca Juga:  Kapolri Sebut 30.878 Personel Polri Bertahap akan Dipindahkan ke IKN

“Ini adalah bukti nyata bahwa program Deradikalisasi melalui pendekatan persuasif dan humanis terus membuahkan hasil. Kami berharap langkah ini menjadi contoh bagi mereka yang masih terpapar agar segera kembali ke pangkuan NKRI,” ungkapnya.

Pernyataan ikrar setia ini menjadi bukti nyata keberhasilan Deradikalisasi melalui pendekatan humanis yang dilakukan Polda Sulawesi Tengah melalui Satgas Madago Raya. Harapannya, langkah dua simpatisan ini dapat menjadi contoh bagi mereka yang masih terjerat ideologi radikalisme agar kembali ke pangkuan NKRI.

banner

Komentar

News Feed