Dai Polri Sentuh Wali Santri Ponpes Baabul Khair Lewat Edukasi Kekerasan Anak dan Bahaya Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Upaya mencegah kekerasan terhadap anak kembali digalakkan. Satgas II Preemtif melalui Tim Da'i menggelar kepada para wali santri Baabul Khair, Sabtu (23/8/2025). 

Kegiatan ini berlangsung di Hotel 99, Jalan P. Seram, Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso , Kabupaten Poso. Sosialisasi digelar atas kerja sama dengan Yayasan Buhari Baabul Khair, yang menjadi tuan rumah kegiatan. Tiga personel Tim Da'i Polri yang hadir dalam kegiatan ini adalah Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, l dan Aipda Sofyan Al Liosi.

Baca Juga:  Polda Sulteng Musnahkan Sabu Seberat 41,5 Kilogram

Dalam pemaparannya, Tim Da'i Polri Ipda Ilham Seiwan menyampaikan sejumlah materi penting terkait kekerasan terhadap anak. Mulai dari pengertian kekerasan anak, dampaknya secara fisik dan , penyebab utama terjadinya kekerasan, hingga tanda-tanda anak yang mengalami kekerasan.

Para wali santri juga dibekali pengetahuan tentang peran keluarga dan pesantren dalam mencegah kekerasan. Tim Da'i Polri menekankan bahwa anak adalah amanah dari Allah yang harus dijaga dan dilindungi. 

“Kekerasan bukan cara mendidik. Mari bersama wujudkan rumah dan pesantren yang ramah anak,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  Kabidhumas Polda Sulteng Gandeng Influencer Sosialisasikan Program Perubahan

Selain isu kekerasan anak, Tim Da'i Polri juga mengajak para wali santri untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama dan menguatkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dinilai penting untuk menjaga dan harmoni di tengah masyarakat.

Wali santri juga diingatkan untuk mewaspadai penyebaran paham radikalisme dan , terutama yang menyasar kalangan generasi anak muda dan lingkungan pendidikan. 

“Paham-paham radikalisme bisa masuk melalui banyak celah. Penting bagi kita semua untuk saling menjaga dan melindungi anak-anak dari pengaruh negatif,” jelas Ipda Ilham.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Beri Motivasi Ratusan Siswa Dua Sekolah di Poso Lewat Hipnoterapi

Ketua Yayasan Baabul Khair, Hi. Buhari, menyampaikan terima kasih kepada Tim Da'i Polri atas materi dan pendekatan yang disampaikan. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

“Kami siap bersinergi dengan Polri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan bebas dari kekerasan serta pengaruh paham radikalisme,” tutur Ketua Yayasan Baabul Khair.

banner

Komentar