Dai Polri Satgas Madago Raya Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Safari Kamtibmas di Parimo

-News-
oleh

– Tim Da'i Polri yang tergabung dalam Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya melakukan safari kamtibmas di Darussalam, Kelurahan Loji, Kecamatan , Kabupaten , Kamis (28/8/2025). Kegiatan dimulai dengan salat dzuhur berjamaah, dilanjutkan dengan silaturahmi bersama ta'mir dan jamaah masjid.

Tiga personel Da'i Polri yang hadir dalam kegiatan itu adalah Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka merupakan bagian dari Satgas Ops Madago Raya untuk memperkuat sinergi antara dan masyarakat dalam menjaga keamanan, khususnya dari ancaman paham dan .

Baca Juga:  Bangun Sinergi Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Tolak Paham Radikalisme di Parimo

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri menyampaikan pesan penting kepada para jamaah terkait pentingnya menjaga lingkungan masjid dan tempat tinggal dari penyusupan paham-paham menyimpang yang dapat memecah belah umat dan merusak persatuan.

“Perlu peran serta aktif seluruh elemen masyarakat untuk mendeteksi dan mencegah berkembangnya radikalisme. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami,” ujar Aiptu Erwin dalam dialog bersama pengurus masjid dan jamaah.

Baca Juga:  Sambang Kamtibmas, Dai Polri Ajak Santri Poso Jauhi Paham Radikal dan Intoleran

Tim Da'i juga mengajak jamaah untuk tidak segan-segan melaporkan bila menemukan indikasi ajaran menyimpang atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindakan radikalisme, terutama yang menyasar tempat .

Respons positif datang dari pengurus Masjid Darussalam. Ta'mir masjid sekaligus penggiat dakwah, Ustadz Dedi, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan kepedulian Polri. Ia menyatakan siap mendukung langkah pencegahan yang dilakukan oleh Satgas Ops Madago Raya.

Baca Juga:  Reintegrasi Sosial, Kaops Madago Raya Ajak Eks Napiter Jaga Persatuan di Tengah Masyarakat

“Ini bentuk yang sangat kami hargai. Kami dari pihak masjid siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dari pengaruh negatif,” ujar Dedi.

Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya preemtif Operasi Madago Raya yang menekankan pendekatan persuasif dan edukatif. Satgas berharap kolaborasi semacam ini dapat mempersempit ruang gerak kelompok radikal dan menciptakan suasana aman di wilayah operasi.

banner

Komentar