Tangkal Paham Radikal, TNI Polri Sinergi Sambangi Tokoh Masyarakat di Poso Pesisir

-Religi-
oleh

 – Upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di wilayah Poso terus dilakukan oleh Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah melalui kegiatan atau silaturahmi ke yang berada di wilayah operasi.

Pada Jumat, 18 Juli , personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Tabalu, Kecamatan , Brigpol Sugianto, bersama Bhabinsa setempat, melaksanakan sambang ke salah satu tokoh masyarakat, Paimun di Kelurahan Tabalu.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi aparat untuk mempererat hubungan dengan warga sekaligus memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga wilayah.

Baca Juga:  Sambang Kamtibmas, Dai Polri Ajak Santri Poso Jauhi Paham Radikal dan Intoleran

Dalam kesempatan itu, Brigpol Sugianto menyampaikan pesan- kepada warga. Ia mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama menciptakan keamanan dan ketenangan di tengah masyarakat.

Selain itu, warga juga diingatkan agar senantiasa menjaga kerukunan antar sesama, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun antar umat beragama.

Baca Juga:  Prof. Zainal Abidin: Radikalisme Tumbuh dari Pemahaman Agama yang Dangkal

“Kerukunan adalah pondasi penting untuk mencegah perpecahan di tengah masyarakat,” ujar Brigpol Sugianto dalam kunjungannya.

Tak hanya itu, Sugianto juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap penyusupan yang bisa merusak persatuan bangsa dan keyakinan umat beragama. Ia mengingatkan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh buruk tersebut melalui pengawasan keluarga dan pendidikan agama yang moderat.

Paimun, selaku tokoh masyarakat Kelurahan Tabalu, menyampaikan terima kasih atas kunjungan aparat keamanan tersebut. Ia menilai kehadiran Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa di tengah masyarakat sangat penting untuk menjaga hubungan baik sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Dorong Desa Masari Jadi Teladan Moderasi Beragama di Parimo

“Terima kasih sudah hadir di tengah kami. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kerukunan dan menolak segala bentuk ajaran radikal,” ujar Paimun.

Melalui kegiatan sambang seperti ini, Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya berharap hubungan harmonis antara Polri, TNI, dan masyarakat semakin erat. Sinergi tersebut menjadi modal utama dalam menciptakan wilayah Poso yang aman, , dan bebas dari pengaruh radikalisme.

banner

Komentar