Satgas Madago Raya Gandeng Warga Binaan, Perkuat Upaya Deradikalisasi di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus mengintensifkan upaya guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

Pada Sabtu (5/7/2025), personel Subsatgas Binmas menyambangi Dusun Tamanjeka, , Kecamatan Poso Pesisir, untuk melakukan silaturahmi dengan salah satu alumni deradikalisasi, Imron alias Genda alias Ahmad Bin Ali.

Silaturahmi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Poso Pesisir AKP Risdiyanto, didampingi oleh dua anggota Bhabinkamtibmas, Brigpol Sutrainsyah (Bhabin Desa Tiwaa) dan Brigpol Sugianto (Bhabin Kelurahan Tabalu).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi untuk menetralisir situasi terkait keberadaan alumni deradikalisasiatau simpatisan di wilayah operasi.

Baca Juga:  253 Personel TNI-Polri Perkuat Satgas Madago Raya Tahap III di Sulteng

Imron, yang telah kembali ke usai menjalani proses hukum, kini menetap dan bekerja sebagai pekebun di Kelurahan Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir.

Dalam pertemuan tersebut, ia menyatakan komitmennya mendukung penuh langkah-langkah Satgas Madago Raya dalam menjaga keamanan dan mencegah penyebaran paham , anti-Pancasila, dan gerakan khilafatul muslimin di wilayah Poso.

“Kami siap mendukung Polri, khususnya Satgas Madago Raya, dalam menjaga dan memerangi radikalisme. Lingkungan kami harus aman dari pengaruh negatif. Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kepedulian aparat yang terus menjalin komunikasi dengan masyarakat, khususnya alumni deradikalisasi,” ujar Imron saat berdialog dengan Kapolsek.

Baca Juga:  Kabar Gembira! ASN Pria Dapat Cuti Hingga 60 Hari Saat Istri Melahirkan

Lebih lanjut, Imron juga mengungkapkan adanya persoalan lain yang perlu menjadi perhatian serius, yakni kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Poso Pesisir. Menurutnya, kedua masalah ini berpotensi membuka celah bagi masuknya paham- apabila tidak segera ditangani secara serius oleh aparat keamanan dan masyarakat.

Kapolsek Poso Pesisir, AKP Risdiyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas binaan alumni deradikalisasi sekaligus mendorong peran mereka dalam memutus mata rantai radikalisme di lingkungan sekitarnya.

“Keterlibatan alumni deradikalisasi sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang tangguh terhadap ideologi menyimpang dan mencegah regenerasi kelompok radikal di wilayah Poso Pesisir,” ujarnya.

Baca Juga:  Kunjungi Pos Kamtibmas, Kaops Madago Raya Pastikan Kesiapan Personel di Wialayah Operasi

Satgas Madago Raya terus menggencarkan metode pendekatan persuasif dan , dengan harapan alumni deradikalisasidapat menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat. Operasi Madago Raya sendiri merupakan operasi berkelanjutan untuk mengembalikan keamanan dan sosial di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

Dengan kegiatan seperti ini, Polri berharap peran serta masyarakat, khususnya eks napiter, semakin aktif dalam menjaga lingkungannya dari pengaruh radikal. Upaya ini juga diharapkan menjadi titik balik bagi penyintas masa lalu untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kedamaian di Tanah Poso.

banner

Komentar