Satgas Madago Raya Gandeng Komunitas Scutter Vespa Parimo Cegah Paham Radikal

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Tim Da'i Polri Satgas II Preemtif terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan radikalisme dan .

Kali ini, Tim Da'i Polri menyambangi Komunitas Scutter di Desa Boyantongo, Kecamatan Selatan, pada Senin (21/7/2025).

Tiga personel Da'i Kamtibmas, yakni Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, memimpin langsung kegiatan sambang dan tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para anggota komunitas vespa yang mayoritas diisi oleh kalangan muda di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Rotasi Ditubuh Polri, 6 Pejabat Polda Sulawesi Tengah Berganti, Berikut Daftarnya!

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri menyampaikan pentingnya membangun sinergi antara aparat dengan komunitas anak muda, khususnya dalam karakter generasi muda. Mereka menegaskan bahwa peran komunitas sangat penting dalam menangkal masuknya paham radikal dan intoleran yang kerap menyasar pemuda dan .

“Kami mengajak teman-teman dari Scutter Vespa Parimo untuk bersama-sama mengantisipasi penyebaran paham radikal dan intoleran yang bisa merusak mental dan masa depan generasi muda,” ujar Aiptu Erwin di hadapan para anggota komunitas.

Baca Juga:  Angkatan 51 Siswa Diktuba SPN Polda Sulteng Resmi Dilantik Jadi Bintara Polri

Menurutnya, komunitas seperti Scutter Vespa memiliki kekuatan sosial yang bisa menjadi benteng awal dalam mencegah penyebaran ideologi berbahaya tersebut. Selain itu, mereka juga diajak untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan dan kebhinekaan di tengah tantangan zaman.

Ketua Komunitas Scutter Vespa Parimo, Ferliansyah, mengapresiasi kehadiran dan perhatian dari Tim Da'i Polri Satgas Madago Raya. Ia menyatakan kesiapan komunitasnya untuk mendukung upaya pencegahan paham radikal dan intoleran, terutama di kalangan pemuda.

Baca Juga:  Jelang Seleksi Polri, Polda Sulteng Wantikan Calo Setelah Pecat Perwira

“Terima kasih kepada Tim Da'i Polri Satgas Madago Raya yang sudah berkunjung. Kami siap mendukung dan ikut serta mencegah penyebaran paham-paham yang dapat memecah belah bangsa di kalangan pemuda dan remaja,” ujar Ferliansyah.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Satgas II Preemtif Madago Raya dalam strategi soft approach atau pendekatan lunak melalui pembinaan komunitas, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah operasi khususnya Kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar