Rohaniawan Kamtibmas Polri Ajak Warga Poso Perkuat Kerukunan dan Toleransi

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif melalui peran Kamtibmas terus berupaya mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat di khususnya Kabupaten Poso.

Langkah ini dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang aman dan kondusif. Salah satu bentuk pendekatan itu dilakukan pada Minggu (13/7/) oleh Aiptu Halput Tarusu, S.Th.

Dalam kegiatan sambang tersebut, Aiptu Halput menyambangi Rino Goni Molida, staf Perkantas ranting Poso yang beralamat di Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan, Kabupaten Poso. Pada kesempatan itu, Rohaniawan Kamtibmas menyampaikan pesan penting agar terus terjalin kerja sama antara masyarakat dan Polri dalam memelihara keamanan wilayah.

Baca Juga:  Kemah Dakwah dan Porseni M.Ts Se-KKM Wilayah 1 Parigi, Dai Polri Ingatkan Bahaya Radikalisme

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Poso. Apabila ada potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada aparat Polri terdekat. Selain itu, penting untuk terus memelihara kerukunan antar tokoh serta warga lintas denominasi gereja dan lainnya,” kata Aiptu Halput.

Tak hanya menyambangi tokoh masyarakat, Aiptu Halput juga melanjutkan kegiatan serupa dengan menemui Pdt. I Gede Supradnyana, Pendeta GKST Tentena, Kabupaten Poso. Kepada tokoh agama tersebut, ia kembali mengajak untuk memperkuat dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Menurut Aiptu Halput, peran para tokoh agama sangat strategis untuk mendorong warga agar tetap menjaga kerukunan dan antarumat beragama.

Baca Juga:  Dengar Aspirasi Warga, Satgas Madago Raya Imbau Waspadai Bahaya Radikalisme

“Kemitraan ini diharapkan mampu memberikan pengaruh positif kepada warga lainnya untuk ikut menciptakan kehidupan yang rukun dan damai,” ucapnya.

Kegiatan sambang kemudian dilanjutkan dengan menemui tokoh masyarakat Arangtangke di Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan. Dalam pertemuan itu, pesan yang sama kembali disampaikan oleh Rohaniawan Kamtibmas agar tokoh masyarakat tidak ragu bekerja sama dengan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi Polri. Jika ada gangguan kamtibmas atau hal yang mencurigakan, segera informasikan kepada aparat kepolisian. Semua ini demi Poso yang semakin aman dan nyaman bagi semua pihak,” tegasnya.

Baca Juga:  Buka Rakernis Fungsi Lantas, Wakapolda Sulteng Tekankan Polantas Jaga Citra dan Layanan Publik Berkualitas

Operasi Madago Raya sendiri hingga saat ini terus digelar di wilayah Poso dan sekitarnya dengan fokus tidak hanya pada pendekatan keamanan, tetapi juga pembinaan kepada masyarakat. Pendekatan ini diharapkan bisa mencegah potensi konflik maupun yang bisa mengganggu ketentraman warga.

Dengan kegiatan seperti ini, Polri melalui Satgas Madago Raya ingin memastikan bahwa keamanan di Poso tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan Poso yang damai dan kondusif.

banner

Komentar