Perkuat Wawasan Kebangsaan, Dai Polri Sambangi Santri Pesantren Darul Mukhlisin Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Upaya pencegahan penyebaran paham radikal di Kabupaten Poso terus dilakukan oleh Operasi Madago Raya. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi yang digelar Tim Da'i bersama para di Pondok Pesantren , Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Utara, Senin (14/7/).

Kegiatan sambang ini dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama dua personel lainnya, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan sejumlah pesan kebangsaan dan keagamaan kepada para santri guna memperkuat ketahanan diri dari pengaruh paham radikal, intoleran, dan anti Pancasila.

Baca Juga:  Warga Poso Pesisir Serahkan Puluhan Amunisi dan Senjata Rakitan, Polisi Apresiasi Kesadaran Masyarakat

“Kita mengajak para santri untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, termasuk kesempatan menuntut ilmu di pesantren ini,” ujar Ipda Ilham dihadapan para santri.

Selain itu, para santri juga diingatkan untuk selalu patuh dan taat kepada orang tua serta para ustadz dan guru yang telah membimbing mereka. Hal ini penting agar ilmu yang diperoleh dapat membawa keberkahan dan bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan.

Baca Juga:  Rohaniawan Kamtibmas Polri Ajak Warga Poso Perkuat Kerukunan dan Toleransi

Tim Da'i Polri juga mengingatkan para santri agar menjauhi segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan syariat agama, norma hukum, serta aturan negara. Mereka diminta untuk menjauhi narkoba, tertib berlalu lintas, dan tidak terpengaruh oleh ajakan yang mengarah pada paham radikal maupun tindakan intoleran.

“Kami berharap para santri bisa menjadi di tengah masyarakat. Dengan wawasan keagamaan yang moderat dan cinta tanah air, mereka bisa ikut menjaga Poso tetap aman dan kondusif,” tambah Aiptu Ridwan.

Baca Juga:  Tumbuhkan Cinta NKRI, Satgas Madago Raya Hadir di Sekolah Dasar DDI Masamba

Para santri pun menyambut baik kegiatan yang digelar Tim Da'i Polri tersebut. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas pesan-pesan yang disampaikan dan siap membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Satgas II Preemtif Ops Madago Raya memastikan kegiatan sambang silaturahmi seperti ini akan terus digencarkan di berbagai pondok pesantren di Poso. Tujuannya untuk membentengi generasi muda dari bahaya paham radikal yang masih menjadi ancaman di beberapa wilayah.

banner

Komentar