Kaops Madago Raya Sambangi Warga di Poso, Salurkan Bansos dan Dengar Aspirasi

-News-
oleh

– Komandan Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., menyambangi di empat Pos yang tersebar di wilayah Kabupaten Poso, Minggu (20/7/2025). Dalam kunjungan itu, didampingi Kaposko Madago Raya, Kompol Robi Utomo, S.H., M.H.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sosial dan keamanan dari masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kaops Heni mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Poso.

Baca Juga:  Wakapolda Sulteng Berikan Pembekalan Kepada 129 Siswa Dikti ba Polri

“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi warga. Partisipasi masyarakat sangat kami butuhkan untuk menjaga wilayah ini tetap kondusif,” ujar Kaops di sela kegiatan .

Tak hanya berdialog, Kaops Madago Raya juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar pos kamtibmas. Bantuan tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian Polri sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara lewat institusi Polri. Kami tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga terhadap kondisi sosial masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Tindak Tegas Tambang Ilegal, Polda Sulteng Amankan 7 Alat Berat di Parigi Moutong 

Sejumlah warga tampak antusias menyambut kedatangan Kaops Madago Raya beserta rombongan. Salah satu warga yang ditemui mengaku berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh aparat keamanan. Ia berharap dapat berjalan aman dan sukses tanpa menimbulkan keresahan.

Dalam kesempatan itu, Kaops Madago Raya juga berpesan kepada warga agar selalu bekerja sama dengan personel di pos kamtibmas. Warga diminta tak ragu menyampaikan informasi jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Kepala Desa Katulistiwa Komitmen Dukung Upaya Pencegahan Radikalisme Jelang Pilkada

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari strategi humanis Polri dalam memperkuat bersama masyarakat. Harapannya, upaya persuasif seperti ini dapat menciptakan suasana sekaligus mempersempit ruang gerak pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Poso.

banner

Komentar