Kaops Madago Raya Sambangi Warga di Poso, Salurkan Bansos dan Dengar Aspirasi

-News-
oleh

Palu Nesia – Komandan Operasi Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., menyambangi di empat Pos yang tersebar di wilayah Kabupaten Poso, Minggu (20/7/2025). Dalam kunjungan itu, didampingi Kaposko Madago Raya, Kompol Robi Utomo, S.H., M.H.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sosial dan dari masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kaops Heni mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Poso.

Baca Juga:  Ceramah Kamtibmas, Da'i Polri: Jaga Kerukunan, Waspadai Paham Radikal

“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi warga. Partisipasi masyarakat sangat kami butuhkan untuk menjaga wilayah ini tetap kondusif,” ujar Kaops di sela kegiatan sambang.

Tak hanya berdialog, juga menyerahkan sosial kepada masyarakat di sekitar . Bantuan tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian Polri sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara lewat institusi Polri. Kami tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Rohaniawan Kamtibmas Ajak Siswa SD GKST II Sion Poso Cinta Alkitab dan Toleransi

Sejumlah warga tampak antusias menyambut kedatangan Kaops Madago Raya beserta rombongan. Salah satu warga yang ditemui mengaku berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh aparat keamanan. Ia berharap Operasi Madago Raya dapat berjalan dan sukses tanpa menimbulkan keresahan.

Dalam kesempatan itu, Kaops Madago Raya juga berpesan kepada warga agar selalu bekerja sama dengan personel di pos kamtibmas. Warga diminta tak ragu menyampaikan informasi jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Evaluasi Tahap III Operasi, Satgas Madago Raya Sita 4 Pucuk Senpi Hingga Bom Rakitan

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari strategi humanis Polri dalam memperkuat bersama masyarakat. Harapannya, upaya persuasif seperti ini dapat menciptakan suasana sekaligus mempersempit ruang gerak pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Poso.

banner

Komentar