Eks Warga Binaan di Poso Pesisir Komitmen Dukung Satgas Madago Raya Jaga Stabilitas Keamanan

Palu Nesia – Upaya deradikalisasi terus dilakukan Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Poso. Salah satu langkahnya dilakukan pada Minggu (13/7/2025), saat tim menyambangi seorang eks binaan di Desa , Kecamatan Poso Pesisir.

Kegiatan sambang ini dipimpin oleh Poso Pesisir AKP Risdiyanto dengan tujuan menetralisir potensi kerawanan sehubungan dengan keberadaan eks warga binaan. Dalam kesempatan itu, tim bertemu langsung dengan Muliadi alias Muli, yang sebelumnya menjalani hukuman dan kini telah kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga:  Upacara Tabur Bunga dan Bhakti Sosial Warnai Semarak Hari Bhayangkara ke-78 di Poso

Setelah menyelesaikan masa hukumannya, Muliadi memilih menetap kembali di Desa Masamba dan kini menjalani profesi sebagai pengusaha air galon isi ulang.

Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya Satgas Madago Raya dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Poso, khususnya dari potensi penyebaran paham radikalisme.

“Saya siap membantu menciptakan situasi yang aman, menolak segala bentuk radikalisme, dan akan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyebaran paham anti-Pancasila atau Khilafatul Muslimin,” kata Muliadi saat berdialog dengan Kapolsek Poso Pesisir.

Baca Juga:  Titip Pesan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Tiwaa Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Toleransi

Muliadi juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim Satgas yang telah menyempatkan diri bersilaturahmi. Ia menambahkan bahwa selain radikalisme, permasalahan seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan juga perlu menjadi perhatian khusus aparat keamanan di wilayah Poso Pesisir.

Menurutnya, jika tidak ada penanganan yang serius, kelompok rentan seperti remaja yang terjerumus narkoba bisa menjadi target rekrutmen kelompok . Oleh karena itu, ia berharap ada kolaborasi antara aparat, tokoh masyarakat, dan mantan warga binaan dalam mengedukasi agar tidak mudah terprovokasi.

Baca Juga:  Prof. Zainal Abidin: Radikalisme Tumbuh dari Pemahaman Agama yang Dangkal

Kapolsek Poso Pesisir, AKP Risdiyanto, turut mendorong keterlibatan eks warga binaan dalam menjaga situasi . Ia menilai, pengalaman mereka bisa menjadi kekuatan dalam mengedukasi masyarakat dan mencegah penyebaran paham ekstrem di tengah lingkungan sekitar.

“Kami berharap para eks warga binaan ikut serta dalam memerangi kelompok radikal dan menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban masyarakat,” ucap AKP Risdiyanto.

Kegiatan deradikalisasi ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari dan kolaboratif untuk mewujudkan Poso yang maju, aman, damai, rukun dan sejahtera.

banner

Komentar