Dai Polri Satgas Madago Raya Gandeng Tokoh Pemuda Cegah Paham Radikalisme di Parigi

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – II Preemtif Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran dan intoleran melalui pendekatan humanis di wilayah operasi khususnya Kabupaten Moutong.

Pada Selasa (8/7/2025), Tim Da'i Polri melaksanakan kegiatan sambang dan dengan tokoh pemuda setempat di wilayah Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tiga personel Da'i Kamtibmas, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka menyambangi kediaman tokoh pemuda Kadir yang juga dikenal sebagai usaha bengkel mobil di kawasan tersebut. Momen silaturahmi ini dimanfaatkan untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.

Baca Juga:  Dukung Asta Cita, Satgas Madago Raya Lakukan Pemeliharaan Ketahanan Pangan di Wiliyah Operasi

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri mengajak tokoh pemuda untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari potensi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.

Tim menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama di kalangan pemuda dan remaja yang dianggap paling rentan terhadap pengaruh paham menyimpang.

“Perlu adanya kolaborasi semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pelaku usaha, untuk saling menginformasikan jika melihat tanda-tanda penyebaran paham radikal di lingkungannya,” ujar Aiptu Zulham saat berdialog.

Baca Juga:  Eks Napiter Simpatisan MIT Dukung Upaya Deradikalisasi Satgas Madago Raya di Poso

Tokoh Pemuda, Kadir menyambut baik kunjungan dari Tim Da'i Polri dan mengaku siap mendukung sepenuhnya upaya pencegahan yang dilakukan Satgas Madago Raya. Ia menilai kehadiran dalam bentuk pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat.

“Saya berterima kasih atas silaturahmi ini, dan insyaallah kami siap membantu mencegah masuknya paham radikal yang bisa merusak generasi muda,” ungkap Kadir.

Baca Juga:  Polda Sulteng Sambut Hari Jadi ke-73 Humas Polri dengan Donor Darah

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya preemtif yang dilakukan Satgas Madago Raya untuk membentengi masyarakat dari ideologi kekerasan yang kerap menyasar kalangan akar rumput. Lewat pendekatan ke tokoh pemuda dan warga yang memiliki pengaruh di komunitasnya, Polri berharap terjalin kemitraan yang kuat.

Satgas Madago Raya menegaskan bahwa upaya deradikalisasi dan deteksi dini terus digalakkan di berbagai wilayah, sebagai bagian dari komitmen menjaga dan ketertiban masyarakat di Tengah.

banner

Komentar