Presiden Jokowi Ajak Pemimpin APEC Pikirkan Hak Hidup Rakyat di Gaza

-News-
oleh

Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keprihatinan mendalam atas konflik yang terjadi di Palestina dan .

Dalam pidatonya di KTT ke-28 di Bangkok, Thailand, pada Sabtu (18/11/2023), Jokowi meminta agar hak hidup rakyat Palestina dihormati.

“Saya mengutuk keras tindakan kekerasan yang terjadi di Palestina dan Israel. Konflik ini telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan yang tidak sedikit. Saya juga meminta agar hak hidup rakyat Palestina dihormati,” kata Jokowi.

Baca Juga:  Soal Bentrok di Bitung Sulut, Ketua FKUB Sulteng: Perang Gaza di Palestina Bukan Perang Agama

Jokowi juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menghentikan kekerasan. Ia berharap agar konflik ini segera diselesaikan secara .

“Kita harus berpikir tentang hak hidup rakyat yang tidak dihormati,” kata Jokowi.

“Mereka tidak bisa membangun masa depan mereka sendiri, mereka tidak bisa bersekolah, mereka tidak bisa bekerja, dan mereka tidak bisa hidup dengan ,” tambahnya.

Baca Juga:  Berikut Jalur Bakal Ditutup Saat Rapat Pleno di KPU Sulteng

Jokowi juga mengingatkan bahwa konflik di Palestina dan Israel telah berlangsung selama puluhan tahun dan telah menyebabkan penderitaan yang sangat besar bagi rakyat Palestina.

“Kita harus menemukan solusi yang adil dan damai bagi kedua belah pihak, kita harus mengakhiri konflik ini,” tegas Jokowi.

Sementara itu, Jokowi ini mendapat sambutan positif dari para pemimpin negara anggota APEC. Mereka mendukung upaya Jokowi untuk mengakhiri konflik di Palestina dan Israel.

Baca Juga:  Soal Pencopotan Ketua MK Anwar Usman, Jokowi Sebut Itu Kewenangan Yudikatif

“Saya mendukung upaya Presiden Jokowi untuk mengakhiri konflik di Palestina dan Israel,” kata Perdana Australia Anthony Albanese.

“Konflik ini harus segera diselesaikan secara damai.”

“Presiden Jokowi menyampaikan pesan yang penting,” kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

“Kita harus menghormati hak hidup semua orang, termasuk rakyat Palestina.”

Jokowi berharap bahwa pidatonya di KTT APEC dapat menjadi momentum untuk mengakhiri konflik di Palestina dan Israel.

banner

Komentar