Cegah Penyimpangan Pelajar, Satgas Madago Raya Gelar Sosialisasi di SMPN 2 Poso Pesisir

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Operasi Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan terhadap bahaya , narkoba, judi online (judol), serta kenakalan remaja di wilayah Poso, Jumat (11/7/2025).

Bhabinkamtibmas Desa Lape Aipda M. Yusuf bersama Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir Ipda Ramlin menggelar penyuluhan kepada siswa-siswi baru SMPN 2 Poso Pesisir.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas sekolah tersebut diikuti oleh 33 siswa-siswi. Dalam penyuluhan itu, Ipda Ramlin menekankan pentingnya menjaga masa depan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ia menjelaskan, narkoba bukan hanya menyebabkan ketergantungan, tetapi juga berdampak pada kerusakan fisik, mental, dan psikologis.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gandeng Komunitas Scutter Vespa Parimo Cegah Paham Radikal

“Narkoba bisa membuat seseorang kehilangan arah, bahkan nekat melakukan tindakan kriminal demi mendapatkan uang untuk membeli barang itu. Ini sangat berbahaya bagi generasi muda seperti adik-adik semua,” ujar Ramlin saat memberikan penyuluhan.

Tak hanya soal narkoba, Ipda Ramlin juga menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kenakalan remaja seperti tawuran, bullying, serta penyalahgunaan lem fox dan .

Ia mengingatkan bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bisa merusak masa depan para .

Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas juga memberikan pesan agar para siswa mampu mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Geser 795 Personel ke Polres Jajaran Amankan Tahap Pungut Suara

“Aktivitas seperti olahraga, seni, atau kegiatan ekstrakurikuler bisa menjadi pilihan yang jauh lebih baik dibanding pergaulan bebas yang berisiko tinggi,” imbuhnya.

Selain itu, dalam penyuluhan tersebut juga disampaikan pentingnya tertib berlalu lintas. Para siswa diimbau untuk tidak mengendarai jika belum cukup umur dan tidak memiliki SIM.

“Bagi yang sudah membawa kendaraan, wajib memakai helm SNI dan membawa STNK. Jika tidak, mohon maaf, tidak akan diizinkan parkir di lingkungan sekolah,” tegas Ipda Ramlin.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ingatkan Warga Bahaya Radikalisme Ancaman Nyata Bagi Persatuan Bangsa

Upaya ini merupakan bagian dari upaya Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dalam mencegah potensi gangguan keamanan yang bersumber dari lingkungan pelajar.

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di berbagai sekolah untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya hidup dan menjauhi perilaku menyimpang.

Pihak kepolisian berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan belajar yang dan kondusif. Tanpa dukungan dari masyarakat, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri menjaga generasi muda dari ancaman penyimpangan sosial.

banner

Komentar