Cegah Penyimpangan Pelajar, Satgas Madago Raya Gelar Sosialisasi di SMPN 2 Poso Pesisir

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan terhadap bahaya , narkoba, judi online (judol), serta kenakalan remaja di wilayah Poso, Jumat (11/7/2025).

Bhabinkamtibmas Desa Lape Aipda M. Yusuf bersama Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir Ipda Ramlin menggelar penyuluhan kepada siswa-siswi baru SMPN 2 Poso Pesisir.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas tersebut diikuti oleh 33 siswa-siswi. Dalam penyuluhan itu, Ipda Ramlin menekankan pentingnya menjaga masa depan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ia menjelaskan, narkoba bukan hanya menyebabkan ketergantungan, tetapi juga berdampak pada kerusakan fisik, mental, dan .

Baca Juga:  Utamakan Teguran, Dirlantas Polda Sulteng Tegaskan Tidak Ada Penindakan Tilang

“Narkoba bisa membuat seseorang kehilangan arah, bahkan nekat melakukan tindakan kriminal demi mendapatkan uang untuk membeli barang itu. Ini sangat berbahaya bagi generasi muda seperti adik-adik semua,” ujar Ramlin saat memberikan penyuluhan.

Tak hanya soal narkoba, Ipda Ramlin juga menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kenakalan remaja seperti tawuran, , serta penyalahgunaan lem fox dan .

Ia mengingatkan bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bisa merusak masa depan para .

Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas juga memberikan pesan agar para siswa mampu mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.

Baca Juga:  Resmi! Tiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Siap Bertarung di Pilkada Sulteng 2024

“Aktivitas seperti olahraga, seni, atau kegiatan ekstrakurikuler bisa menjadi pilihan yang jauh lebih baik dibanding pergaulan bebas yang berisiko tinggi,” imbuhnya.

Selain itu, dalam penyuluhan tersebut juga disampaikan pentingnya tertib berlalu lintas. Para siswa diimbau untuk tidak mengendarai motor jika belum cukup umur dan tidak memiliki SIM.

“Bagi yang sudah membawa kendaraan, wajib memakai helm SNI dan membawa STNK. Jika tidak, mohon maaf, tidak akan diizinkan parkir di lingkungan sekolah,” tegas Ipda Ramlin.

Baca Juga:  Dai Polri Ajak Pengurus Masjid An Nur Poso Jaga Kerukunan dan Waspadai Radikalisme

Upaya ini merupakan bagian dari upaya Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dalam mencegah potensi gangguan keamanan yang bersumber dari lingkungan pelajar.

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di berbagai sekolah untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya hidup disiplin dan menjauhi perilaku menyimpang.

Pihak kepolisian berharap antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Tanpa dukungan dari masyarakat, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri menjaga generasi muda dari ancaman penyimpangan sosial.

banner

Komentar