Satgas Madago Raya Sambangi Alumni Deradikalisasi di Tamanjeka

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas III Preventif melalui personel melaksanakan kegiatan terhadap salah satu alumni deradikalisasi, Anwar Rifai alias Ustadz Reza, pada Jumat (13/6/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bripka Yusran Sangaji bersama tiga personel lainnya sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan memperkuat pendekatan persuasif kepada alumni Deradikalisasi.

Sambang dilakukan di wilayah Dusun Tamanjeka, Kabupaten Poso, yang merupakan salah satu daerah dengan sejarah panjang terkait konflik dan radikalisme. Satgas Madago Raya terus berupaya menjaga di wilayah tersebut dengan pendekatan dialogis kepada , khususnya mantan napi dan simpatisan kelompok radikal.

Baca Juga:  Da'i Polri Edukasi Pelajar Poso tentang Bahaya Narkoba dan Radikalisme

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dengan pendekatan persuasif.

Menurutnya, sambang kepada alumni deradikalisasi seperti Ustadz Reza bertujuan untuk memastikan mereka tetap berada dalam jalur kehidupan sosial yang sehat dan tidak kembali ke paham radikal.

“Kami ingin menjalin komunikasi dua arah dengan para alumni deradikalisasi. Dengan begitu, mereka merasa diterima oleh masyarakat dan tetap dalam pengawasan yang bersifat persuasif,” kata Kombes Kurniawan.

Baca Juga:  Silaturahmi Satgas Madago Raya dan Ketua FKUB Sigi, Upaya Bersama Jaga Moderasi Beragama

Kegiatan sambang ini juga menjadi ajang untuk menggali informasi terkait dinamika sosial di lingkungan sekitar serta mendeteksi potensi tumbuhnya kembali paham-paham intoleran. Selain itu, personel Satgas juga memberikan kepada Ustadz Reza agar terus berperan aktif dalam masyarakat sebagai agen perdamaian.

Menurut Bripka Yusran, sambutan dari Ustadz Reza cukup baik. Dalam pertemuan itu, Ustadz Reza menyampaikan komitmennya dan menyatakan siap bekerja sama dengan aparat dalam menjaga ketertiban di wilayahnya.

Baca Juga:  Pascagempa Guncang Poso, Satgas Madago Raya Pulihkan Psikologis Warga Melalui Hipnoterapi

“Kami menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Satgas Madago Raya berharap, kegiatan sambang seperti ini bisa mempercepat proses sosial para alumni Deradikalisasi dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta bebas dari pengaruh ideologi kekerasan. Pihaknya juga mengajak masyarakat sekitar untuk ikut serta dalam menjaga keamanan lingkungannya.

Madago Raya sendiri masih terus digelar di wilayah Sulawesi Tengah sebagai bagian dari upaya pemeliharaan situasi kamtibmas dan cegah paham radikalisme di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso dan sekitarnya.

banner

Komentar