Satgas Madago Raya Bersihkan Lapangan Fasilitas Sholat Idul Adha di Poso

-News, Religi-
oleh

Nesia – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H, III Preventif Operasi Madago Raya menggelar di wilayah Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir, Poso, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu (1/6/2025) oleh tujuh personel setempat.

Dipimpin langsung oleh Bripka Komang Harry, para personel dari Pos Kamtibmas Tabalu membersihkan area lapangan sepakbola. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman saat melakukan Idul Adha.

Baca Juga:  15 Pegawai KPK Jalani Sidang Etik Kasus Dugaan Pungli di Rutan

Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya Satgas dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif di wilayah operasi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya menjelang Idul Adha. Kami ingin memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan kehadiran di tengah masyarakat,” ujar Kombes Kurniawan.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Intensif Patroli Jalur Klasik Pasca Pungut Suara Pilkada Serentak di Poso

Menurutnya, kerja bakti semacam ini bukan hanya soal kebersihan fisik, tapi juga bagian dari upaya preventif untuk menjaga dan membangun kepercayaan publik terhadap aparat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan warga dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

Selain membersihkan lapangan sepakbola untuk digunakan Sholat Ied, personel juga menyapa warga dan mengajak mereka untuk turut serta dalam menjaga kebersihan dan keamanan. Respons warga dinilai sangat positif dan penuh antusiasme.

Baca Juga:  Dukung Program Pemerintah, Satgas Madago Raya Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Operasi

“Sinergi dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan operasi ini. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi untuk melindungi, mengayomi dan melayani,” imbuh Kombes Kurniawan.

Operasi Madago Raya sendiri merupakan operasi terpadu yang bertujuan untuk menekan potensi gangguan keamanan di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di daerah operasi khususnya Kabupaten Poso.

banner

Komentar