Sambangi Pemuda Tamanjeka, Dai Polri Ajak Tangkal Paham Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya memperkuat antara dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, tim Da’i Polri melaksanakan kegiatan ke Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Kamis (5/6/2025).

Kegiatan ini menyasar pemuda setempat sebagai mitra strategis dalam membendung penyebaran paham radikal dan intoleran yang kerap menyasarkalangan muda. Dalam kunjungannya, Tim Da’i Polri bertemu langsung dengan salah satu pemuda Tamanjeka, Rahmad, untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait kamtibmas.

Baca Juga:  Jelang PSU, Polda Sulteng Pererat Kerukunan Lintas Agama di Parimo

Tiga personel Tim Da’i Polri yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Ketiganya menyampaikan pesan agar para pemuda di wilayah tersebut dapat turut serta menjaga dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang mengarah pada paham-paham ekstrem.

“Kami berharap Saudara Rahmad dan rekan-rekan pemuda lainnya dapat bekerja sama dengan aparat dalam menjaga situasi Kabupaten Poso tetap aman dan kondusif,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  15 Pegawai KPK Jalani Sidang Etik Kasus Dugaan Pungli di Rutan

Selain soal kamtibmas, tim juga mengajak pemuda untuk terus menumbuhkan semangat antar umat beragama. Menurut tim Da’i Polri, menjaga adalah kunci utama dalam membentengi masyarakat dari potensi konflik dan perpecahan akibat isu-isu SARA.

Tak hanya itu, mereka juga mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penyusupan paham radikal yang mengancam nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

“Paham ini bukan hanya merusak keyakinan, tapi juga mengganggu masa depan generasi muda jika tidak dicegah sejak dini,” kata Aipda Sofyan Al Liosi.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Tekankan Pencegahan Stunting Lewat Penundaan Pernikahan Dini

Menanggapi pesan tersebut, Rahmad menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian. Ia menyatakan siap membantu aparat dalam menjaga ketertiban dan wilayah, serta berkomitmen menjadi agen perdamaian di lingkungan sekitarnya.

Dengan kegiatan seperti ini, Polri berharap dapat terus mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai langkah preemtif untuk menciptakan situasi yang aman dan harmonis di Kabupaten Poso.

banner

Komentar