Rohaniawan Polri Sambangi Tokoh Adat Badjro, Ajak Tangkal Radikalisme di Parigi Moutong

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif melalui Polri menggelar kegiatan sambang dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Malakosa, I Made Sadia, serta masyarakat adat Badjro di Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (10/6/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Aipda I Putu Kariasa tersebut bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi dua arah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.

Baca Juga:  96 Anggota Geng Motor Resahkan Warga Palu Diringkus, 84 Berstatus Pelajar

Dalam kesempatan tersebut, Rohaniawan Polri mengajak para tokoh dan masyarakat adat Badjro untuk terus aktif mendukung terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Parigi Moutong. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga sikap dan saling menghormati antar .

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga suasana damai, memperkuat persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, terutama berita yang beredar di ,” ujar Aipda I Putu Kariasa.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Intensifkan Edukasi Anti-Radikalisme ke Pihak Sekolah di Torue

Selain itu, Rohaniawan Polri juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mewaspadai masuknya paham dan intoleransi yang bisa memecah belah di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Tokoh masyarakat Malakosa, I Made Sadia, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif yang dilakukan oleh Rohaniawan Polri. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keharmonisan antarwarga di desa mereka.

Baca Juga:  Mahfud MD Siap Perkuat Komite Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo

“Kami masyarakat adat Badjro siap mendukung dan membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kami. Ini tanggung jawab bersama demi kebaikan seluruh warga,” ungkap I Made Sadia.

Kegiatan silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari yang diusung dalam Operasi Madago Raya. Melalui sentuhan budaya dan agama, Satgas berharap dapat terus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat untuk menciptakan rasa yang berkelanjutan.

banner

Komentar