Satgas Madago Raya Libatkan Alumni Deradikalisasi Perkuat Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas III Preventif Operasi Madago Raya menggelar kegiatan sambang dan pembinaan kepada para remaja Islam Nur Huda, Dusun Ratalemba, Tamanjeka, Senin (5/5/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Bripka Ismianto dari Tamanjeka, bersama Anwar Rifai bin Suprat alias Ustaz Reza, yang merupakan warga alumni program deradikalisasi.

Dalam kegiatan tersebut, para remaja diberikan wawasan serta pemahaman bahaya radikalisme dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Pencegahan Bullying, Satgas Madago Raya Berikan Edukasi di SDN Pinedapa

Selain sambang, Pos Kamtibmas Tamanjeka dan Ustaz Reza juga mengadakan sejumlah permainan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta mempererat solidaritas antar pemuda.

Langkah ini dinilai strategis dalam membangun generasi penerus yang serta menjaga situasi dan ketertiban (kamtibmas) tetap kondusif.

“Kegiatan ini bukan hanya upaya pencegahan, tapi juga membangun silaturahmi antara Satgas Mdago Raya dan masyarakat,” ujar Kasatgas III Preventif Operasi Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang juga Dansat Brimob Polda .

Baca Juga:  Tebar Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Siswa Setukpa SIP 55 Berbagi Takjil di Kota Sukabumi

Ia menambahkan, pendekatan melalui edukasi seperti ini sangat efektif untuk menyentuh secara langsung. Kami ingin mereka tumbuh dengan kesadaran kebangsaan yang kuat dan menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.

Menurut Dansat Brimob, keterlibatan tokoh-tokoh lokal seperti alumni deradikalisasi juga menjadi langkah strategis dalam memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya ideologi kekerasan dan penyimpangan sosial lainnya.

Baca Juga:  Rotasi Jabatan Polda Sulteng, Kapolda Mutasi Tiga Wakapolres

“Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal dan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan edukatif dan persuasif,” pungkasnya.

banner

Komentar