Satgas Madago Raya Libatkan Alumni Deradikalisasi Perkuat Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas III Preventif Operasi Madago Raya menggelar kegiatan sambang dan kepada para Islam Masjid Nur Huda, Dusun Ratalemba, Tamanjeka, Senin (5/5/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Bripka Ismianto dari Pos Tamanjeka, bersama Anwar Rifai bin Suprat alias Ustaz Reza, yang merupakan warga alumni program .

Dalam kegiatan tersebut, para remaja diberikan serta pemahaman bahaya radikalisme dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gandeng Tokoh Pemerintah Sausu Tolak Paham Radikalisme

Selain sambang, Pos Kamtibmas Tamanjeka dan Ustaz Reza juga mengadakan sejumlah permainan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta mempererat solidaritas antar pemuda.

Langkah ini dinilai strategis dalam membangun generasi penerus yang cinta tanah air serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

“Kegiatan ini bukan hanya upaya pencegahan, tapi juga membangun silaturahmi antara Satgas Mdago Raya dan masyarakat,” ujar Kasatgas III Preventif Operasi Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang juga Polda Sulteng.

Baca Juga:  Misi Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kaops Madago Raya Kunjungi Sekolah Terpencil Manggalapi

Ia menambahkan, melalui seperti ini sangat efektif untuk menyentuh generasi muda secara langsung. Kami ingin mereka tumbuh dengan kesadaran kebangsaan yang kuat dan menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.

Menurut Dansat Brimob, keterlibatan tokoh-tokoh lokal seperti alumni deradikalisasi juga menjadi langkah strategis dalam memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya ideologi kekerasan dan penyimpangan sosial lainnya.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Gelar Hipnoterapi di Ponpes Al-Fatah Kalora

“Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat membentengi generasi muda dari pengaruh paham dan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan edukatif dan persuasif,” pungkasnya.

banner

Komentar