Satgas Madago Raya Ajak Warga Tojo Bersatu Tolak Paham Intoleran

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus menggencarkan kegiatan dalam rangka menjaga keamanan wilayah operasi. Kali ini, tim menyambangi warga di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten , Senin (26/5/).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Jabbar Abu mewakili Satgas II Preemtif menyampaikan pesan- kepada warga. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap dan kondusif.

Baca Juga:  Jelang PSU, Polda Sulteng Pererat Kerukunan Lintas Agama di Parimo

Bripka Jabbar juga mengimbau warga agar meningkatkan sikap saling menghormati dan menjaga antarumat beragama.

“Kalau kita saling menghargai, hidup akan damai. Toleransi yang kuat akan menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun,” ujarnya kepada warga.

Lebih lanjut, Bripka Jabbar juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap paham-paham yang mengatasnamakan agama. Mereka diminta segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa MI Tokorondo 

“Radikalisme bisa masuk dengan berbagai cara. Maka dari itu, kami minta partisipasi masyarakat untuk mencegah dan melaporkan segala potensi yang mengarah ke hal tersebut,” tambah Bripka Jabbar.

Sambutan positif datang dari tokoh masyarakat setempat, Walid Tawalili. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Satgas Madago Raya di tengah masyarakat Desa Betaua.

Baca Juga:  Angkatan 51 Siswa Diktuba SPN Polda Sulteng Resmi Dilantik Jadi Bintara Polri

“Kami merasa dihargai. Ini bentuk perhatian negara terhadap kami,” ucapnya.

Warga juga menyatakan kesiapannya mendukung upaya dalam menciptakan situasi aman dan menolak segala bentuk paham intoleransi dan radikalisme. Tokoh masyarakat bersama aparat desa sepakat bersinergi menjaga keamanan di wilayah operasi Khususnya Kabupaten Tojo Una-una.

banner

Komentar