Edukasi Anak Soal Lalu Lintas, Polda Sulteng Inisiasi Taman Edukatif, Ini Kendalanya!

-News-
oleh

Palu Nesia – Direktorat Lalu Lintas () Polda Tengah berencana membangun taman lalu lintas di . Rencana tersebut diungkap langsung oleh Dirlantas , Kombes Pol Atot Irawan, Jumat (9/5/).

“Kami hanya butuh lahan hibah dari pemerintah. Untuk pembangunan dan lainnya akan menggunakan dana dari kepolisian, baik dari Polda Sulteng maupun Korlantas Polri. Nanti kami upayakan,” kata Kombes Atot kepada awak media di Palu.

Baca Juga:  Polisi Berkuda Sasar Tempat Wisata saat Libur Lebaran di Kota Palu

Menurut Atot, keberadaan taman lalu lintas sangat penting sebagai sarana edukasi sejak dini. Karena itu, ia menyatakan lokasi taman sebaiknya berada di luar lingkungan kantor kepolisian.

“Kalau di dalam kantor polisi, masyarakat biasanya segan datang. Kami ingin taman ini berada di luar kantor dan dibuka untuk umum, khususnya untuk anak-anak dari tingkat PAUD, , SMP, SMA hingga ,” ujarnya.

Baca Juga:  Biro SDM Polda Sulteng Bekali Perwira Baru SIP 55 Lewat Tindak Lanjut Profile Klinis Psikologi

Atot juga menyebutkan, dalam waktu dekat Kapolda Sulteng akan bersurat secara resmi ke Sulawesi Tengah untuk mengajukan permohonan hibah lahan seluas minimal satu hektare. Bila memungkinkan, dua hektare dianggap lebih ideal.

“Lahan itu akan digunakan untuk membangun miniatur-miniatur lalu lintas, supaya anak-anak dan masyarakat bisa belajar langsung tentang tata tertib berkendara,” jelas Atot.

Lebih lanjut, Dirlantas menerangkan berdasarkan hasil analisa dan evaluasi di setiap , kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tengah sangat tinggi khususnya pengendara di usia produktif. Ia pun berharap rencana tersebut bisa segera direalisasikan oleh pemerintah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Pimpin GO Bulanan, Kapolda Sulteng: Pentingnya Sinergi dan Komitmen Sukseskan Pilkada Serentak 2024

“Kami mohon doa restu dari semua pihak agar taman lalu lintas di Kota Palu bisa segera terwujud untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

banner

Komentar