Edukasi Anak Soal Lalu Lintas, Polda Sulteng Inisiasi Taman Edukatif, Ini Kendalanya!

-News-
oleh

Palu Nesia – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah berencana membangun taman lalu lintas di Kota Palu. Rencana tersebut diungkap langsung oleh Polda Sulteng, Kombes Pol Atot Irawan, Jumat (9/5/2025).

“Kami hanya butuh lahan hibah dari pemerintah. Untuk pembangunan dan lainnya akan menggunakan dana dari kepolisian, baik dari maupun Korlantas Polri. Nanti kami upayakan,” kata Kombes Atot kepada awak media di Palu.

Baca Juga:  Gelar Sosialisasi Keamanan Siber di Lingkup Pemerintah Donggala, Sudaryano: Mencegah Serangan Siber Tanggung Jawab Bersama

Menurut Atot, keberadaan taman lalu lintas sangat penting sebagai sarana sejak dini. Karena itu, ia menyatakan lokasi taman sebaiknya berada di luar lingkungan kantor kepolisian.

“Kalau di dalam kantor polisi, masyarakat biasanya segan datang. Kami ingin taman ini berada di luar kantor dan dibuka untuk umum, khususnya untuk -anak dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA hingga mahasiswa,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Ingatkan Netralitas Polri Jelang Pilkada 2024 di Polres Banggai

Atot juga menyebutkan, dalam waktu dekat Kapolda akan bersurat secara resmi ke Sulawesi Tengah untuk mengajukan permohonan hibah lahan seluas minimal satu hektare. Bila memungkinkan, dua hektare dianggap lebih ideal.

“Lahan itu akan digunakan untuk membangun miniatur-miniatur lalu lintas, supaya -anak dan masyarakat bisa belajar langsung tentang tata tertib berkendara,” jelas Atot.

Lebih lanjut, menerangkan berdasarkan hasil analisa dan evaluasi di setiap operasi, kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tengah sangat tinggi khususnya pengendara di usia produktif. Ia pun berharap rencana tersebut bisa segera direalisasikan oleh pemerintah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Pergatsi Kota Palu dukung Open Turnamen Gateball Nunu Garden Skala Nasional

“Kami mohon doa restu dari semua pihak agar taman lalu lintas di bisa segera terwujud untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

banner

Komentar