Dukung Deradikalisasi, Mantan Anggota MIT Siap Jadi Agen Perdamaian di Poso

-News, Religi-
oleh

– Upaya deradikalisasi terus dilakukan Madago Raya di wilayah . Salah satunya dengan menyambangi langsung para alumni deradikalisasi yang telah kembali ke masyarakat. Hal ini dilakukan guna memastikan mereka tetap dalam jalur kehidupan sosial yang positif dan tidak kembali terjerumus ke jaringan radikal.

Pada Jumat (9/5/2025) siang, Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir, Ipda Ramlin, bersama Desa Masani melaksanakan silaturahmi kamtibmas. Mereka mengunjungi salah satu warga binaan, Ali Sanang, yang merupakan alumni program deradikalisasi dan berdomisili di Dusun , Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Jaga Keharmonisan Umat Beragama, Da'i Polri Salurkan Bantuan Kursi ke Gereja GPID Karmel

Ali Sanang diketahui pernah terlibat dalam jaringan teroris kelompok (MIT) yang dipimpin almarhum Santoso alias . Ia telah menjalani masa hukuman, dan kini hidup kembali di tengah keluarga sebagai petani.

Dari hasil pertemuan, polisi menyampaikan bahwa Ali kini menunjukkan sikap terbuka dan aktif bersosialisasi dengan masyarakat maupun pihak kepolisian.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan, termasuk dalam mendukung Operasi Madago Raya yang tengah berlangsung di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  Bakti Kesehatan Polri Diserbu Ribuan Warga Palu, Polda Sulteng Bagikan 1.300 Paket Sembako

“Kami ingin memastikan bahwa para alumni deradikalisasi seperti Pak Ali ini tetap berada dalam lingkungan yang sehat dan produktif. Yang bersangkutan bahkan siap menjadi mitra kami dalam mencegah berkembangnya paham-paham radikal di wilayah operasi,” ujar Ipda Ramlin.

Selain menjalin komunikasi, kegiatan sambang ini juga bertujuan untuk memantau perkembangan aktivitas warga binaan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Dusun Tamanjeka. Menurut Ramlin, masukan dari warga binaan bisa menjadi bahan penting dalam menentukan langkah preventif di lapangan.

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Tekankan Upaya Pencegahan Radikalisme dan Intoleran di Wilayah Operasi

Ipda ramlin juga berharap para eks napiter dapat berperan sebagai agen perdamaian di lingkungan masing-masing.

“Mereka punya pengalaman langsung, dan itu bisa dijadikan bekal untuk mencegah orang lain terjerumus ke dalam jaringan yang sama,” tambah Ramlin.

Sambang silaturahmi ini merupakan bagian dari Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah operasi.

Dengan keterbukaan warga dan dukungan dari berbagai pihak, Satgas Madago Raya berharap situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Poso terus terjaga.

banner

Komentar