Cegah Tempat Pelatihan Baru, Tim Alfa 2 Sisir Bekas Camp Teroris di Pegunungan Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Tim Alfa 2 Satgas III Preventif Ops Madago Raya rutin menggelar melewati jalur klasik selama tujuh hari di wilayah Desa Kilo Trimulya, Kecamatan Utara, Kabupaten Poso.

Dansat Brimob yang juga selaku III Preventif, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, mengatakan, patroli ini bertujuan untuk mencegah muncul kembali kelompok-kelompok teroris yang dapat mengancam keamanan di wilayah hukum Polda Sulteng, khususnya di Kabupaten Poso dan sekitarnya.

Selain itu, patroli ini juga dimaksudkan untuk mempersempit penyebaran paham radikalisme yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga:  Polda Sulteng Lanjutkan Ops Madago Raya di Tahun 2025, Kaops Imbau Warga Serahkan Barang Berbahaya

“Dengan patroli ini, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah operasi,” ujar Kombes Pol Kurniawan dalam keterangannya, Rabu (21/5/2025).

Kombes Kurniawan menjelaskan, bahwa selama menyusuri , Tim Alfa 2 juga menjumpai warga yang sedang berkebun. Dalam kesempatan itu, tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pekebun.

“Mereka mengimbau warga agar selalu waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan atau dapat mengganggu ,” jelasnya.

Baca Juga:  Kompolnas Apresiasi Langkah Cepat Polda Sulteng Ungkap Penyebab Kematian Tahanan Polresta Palu

Ia menambahkan, sebelum melakukan patroli, personel dibekali untuk memahami kondisi kontur dan medan yang akan dilalui selama patroli. Tak hanya itu, personel juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Ops Madago Raya guna memastikan kesiapan fisik seluruh anggota.

Kegiatan patroli ini disambut positif oleh pemerintah desa setempat. Bedor, salah satu aparat Desa Trimulya, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Satgas III Preventif Ops Madago Raya atas upaya pengamanan wilayah. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan telah memberi rasa aman bagi warga.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Agama Desa Pandajaya Bersama Jaga Kondusivitas

“Sekarang para petani bisa berkebun dengan tenang. Aktivitas masyarakat kembali normal dan hasil panen pun melimpah. Semua ini berkat keamanan yang dijaga oleh pihak kepolisian, khususnya Satgas Madago Raya,” ungkap Bedor.

Ops Madago Raya sendiri merupakan operasi terpadu yang digelar untuk memelihara situasi kamtibmas di wilayah Poso dan sekitarnya. Melalui pendekatan preventif, Satgas Madago Raya berupaya menjaga keberlanjutan perdamaian dan keamanan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.

banner

Komentar