Warga Desa Malakosa Dukung Polri Jaga Kondusivitas Jelang PSU Pilkada Parimo

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Ulang (PSU) di Moutong, II Preemtif Ops melaksanakan kegiatan sambang kepada warga di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, pada Selasa (15/4/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aipda I Putu Kariasa selaku Polri. Dalam sambangnya, Aipda Kariasa menyampaikan pesan- kepada tokoh masyarakat dan sejumlah warga setempat.

Baca Juga:  Polisi Hingga Petugas PPK Kembali di Cek Kesehatan oleh Subsatgas Dokkes

Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan desa mereka menjelang pelaksanaan PSU.

“Menjelang PSU, kami mengajak seluruh warga agar tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial,” ujar Aipda Kariasa.

Selain itu, Rohaniawan Polri juga mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai-, saling menghormati antar pemeluk agama, serta mempererat rasa persaudaraan dan persatuan demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 961 Personel Polri dan PNS Polri

Aipda Kariasa juga mengingatkan agar warga lebih waspada terhadap potensi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi, yang dapat merusak tatanan kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah Parigi Moutong.

Atas kegiatan tersebut, Tokoh Masyarakat Tris bersama warga Desa Malakosa menyampaikan dan ucapan terima kasih kepada Rohaniawan Polri Satgas Madago Raya.

Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung tugas-tugas Polri, khususnya dalam menjaga kamtibmas menjelang PSU agar tetap aman dan kondusif di wilayahnya.

Baca Juga:  Selama Beroperasi di Sulteng, Penipuan Trading Investasi Raup Hasil 4,9 Miliar dari Warga Malaysia

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam merawat harmoni sosial, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup rukun dalam keberagaman, serta menjaga stabilitas menjelang pelaksanaan PSU yang damai dan demokratis.

banner

Komentar