Satgas Madago Raya Pastikan Perayaan Galungan di Poso Berjalan Aman Kondusif

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia — Dalam rangka memperingati Hari Raya Galungan serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Satgas II Preemtif Operasi melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga serta tokoh masyarakat di Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso, Tengah, pada Rabu (23/4/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Utara, AIPTU Rahmat Hidayat S, yang mengunjungi dua tempat ibadah umat , yaitu Pura Agung Sangga Buana di Desa Trimulya dan Pura Puncak Natar Sari di Desa Maranda.

Baca Juga:  Pimpin Sertijab Kapolres Parimo, Kapolda Puji Keberhasilan Amankan PSU Pilkada

Kunjungan dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas Hari Raya Galungan serta sebagai ajang untuk membangun komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat.

Dalam sambangnya, AIPTU Rahmat menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada warga. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi dan ketertiban secara bersama-sama serta mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif, khususnya yang berkaitan dengan radikalisme dan .

Baca Juga:  Tangis Ibu Pecah Saat Ceritakan Dugaan Kekerasan yang Dialami Putrinya oleh Oknum Polisi di Tegal

“Peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat kami harapkan. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari warga. Oleh karena itu, mari kita jaga bersama situasi yang aman dan damai,” ujar Rahmat.

Warga menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian terhadap keamanan wilayah. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Madago Raya yang saat ini tengah berlangsung.

Baca Juga:  3 Personel Polres Banggai Dipecat, Salah Satunya Brigadir AS

Kegiatan sambang ini bertujuan untuk membangun kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah yang sebelumnya rawan terhadap potensi konflik sosial dan ideologi ekstrem.

Dengan terjalinnya komunikasi yang harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan Poso Pesisir Utara dapat terus menjadi wilayah yang aman, tenteram, serta bebas dari pengaruh paham-paham yang mengancam keutuhan dan persatuan bangsa.

banner

Komentar