Satgas Madago Raya Edukasi Warga Soal Toleransi dan Bahaya Radikalisme

-News-
oleh

Nesia – Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, Operasi Madago Raya Tahap melaksanakan kegiatan sambang ke tokoh masyarakat di Desa Banano, Kecamatan , Kabupaten , pada Sabtu (12/4/).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bripka Jabbar Abu, sebagai bagian dari upaya preemtif kepolisian khususnya untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah operasi.

Baca Juga:  Anak Prajurit TNI Raih Gelar Siswa Terbaik dan Tertabah Diktuba Polri di SPN Polda Sulteng

Dalam kunjungan tersebut, Bripka Jabbar menyampaikan imbauan penting terkait pentingnya menjaga antarwarga dan toleransi antarumat beragama.

Ia juga mengajak masyarakat agar bersama-sama menolak segala bentuk paham radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan di tengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika ada hal-hal yang mencurigakan, khususnya terkait dengan penyebaran paham radikal yang mengatasnamakan agama,” ujar Bripka Jabbar.

Baca Juga:  Lewat Hipnoterapi, Satgas Madago Raya Hadir di Sekolah Bawa Misi Damai dan Cinta Tanah Air

Sementara itu, Bapak Djaelani, salah satu tokoh masyarakat Desa Banano, menyambut baik kehadiran tim Satgas Madago Raya serta menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh upaya menciptakan suasana yang aman dan di wilayahnya.

Ia juga mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya dalam menyentuh langsung lapisan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Satgas Madago Raya yang telah proaktif menyentuh langsung lapisan masyarakat. Kami berkomitmen mendukung penuh upaya kepolisian dalam menciptakan suanana yang aman dan damai di wilayah ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Kesadaran Masyarakat Meningkat, Warga Saluaba Serahkan Temuan Amunisi ke Satgas Madago Raya

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upqya preemtif dalam Operasi Madago Raya yang bertujuan membangun kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam rangka mencegah potensi gangguan keamanan di Tengah, khususnya wilayah operasi Kabupaten Tojo Una-Una.

banner

Komentar