Sambang Desa, Satgas Madago Raya Bangun Toleransi dan Persatuan di Kotarindau

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka menjaga dan memperkuat sinergitas antara dengan , Aiptu Ronald A.S personel Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi bersama pemuda serta warga Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Sigi, pada Kamis (10/4/2025).

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang rutin dilakukan oleh jajaran kepolisian, khususnya dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah Kabupaten Sigi.

Baca Juga:  Sosialisasi Moderasi Beragama, Upaya Dai Polri Cegah Radikalisme di Kalangan Pelajar Poso

Dalam kesempatannya, Aiptu Ronald mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda, untuk terus bersinergi menjaga yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya aktif pemuda dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menanamkan sikap saling antar umat beragama maupun antar pemeluk agama yang berbeda. Menurutnya, rasa saling menghargai adalah fondasi utama dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga:  Patroli Jalur Klasik, Satgas Madago Raya Cegah Pembentukan Tempat Pelatihan Radikal di Poso

Aiptu Ronald juga menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang harus diwaspadai bersama adalah masuknya paham-paham radikal dan intoleran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran ideologi tersebut agar tidak merusak kehidupan dan budaya lokal.

Kegiatan ini mendapat dari setempat, Rizal, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Madago Raya atas kepeduliannya terhadap pembinaan masyarakat. Ia menyatakan siap membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Kotarindau.

Baca Juga:  Jelang Hari Bhayangkara, 520 Personel Brimob Dilatih Skill BHD oleh Biddokkes Polda Sulteng

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, serta mampu membangun rasa kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan terbebas dari pengaruh yang dapat mengganggu ketertiban sosial.

banner

Komentar