Dai Polri Ajak Warga Desa Bambalemo Jaga Kamtibmas Pasca PSU di Parigi Moutong

-News-
oleh

– Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU), Satgas II Preemtif melalui Tim Da'i Polri melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, pada Jumat (25/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Parigi Moutong AKP Zulkufran, yang juga selaku Satgas II Preemtif, bersama tim Da'i Kamtibmas Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin Abubakar.

Baca Juga:  Ratusan Ribu Napi Dapat Remisi Khusus Idul Fitri, 977 Langsung Bebas

Dalam kesempatan tersebut, tim menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan , khususnya pasca pelaksanaan PSU di wilayah tersebut.

AKP Zulkufran menegaskan pentingnya menghormati hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.

“Mari kita wilayah, hormati hasil demokrasi yang telah berjalan, dan kita sukseskan bersama demi kemajuan Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Gelar Offroad Napak Tilas “Kembali ke NKRI” dengan Misi Kemanusiaan

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menanamkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama guna memperkuat rasa persaudaraan dan mencegah berkembangnya paham radikal serta intoleransi yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.

Apresiasi datang dari setempat, Kurniadi selaku tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Satgas dan Tim Da'i Polri atas perhatian dan upaya pendekatan yang dilakukan.

Baca Juga:  Pemberdayaan Berbasis Keterampilan, Satgas Madago Raya Latih Istri Eks Warga Binaan di Poso

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung Polri dalam menjaga dan ketertiban masyarakat pasca PSU di kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan ini merupakan upaya Satgas Madago Raya dengan mengedepankan dan persuasif guna menciptakan wilayah yang aman, damai, dan terbebas dari ancaman radikalisme di Kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar