Dai Polri Ajak Tokoh Agama Jaga Kondusifitas Wilayah Pasca PSU di Parigi Moutong

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (), Satgas II Preemtif melalui tim Da'i Polri Parigi Moutong melaksanakan kegiatan salat dzuhur berjamaah dan dilanjutkan dengan serta silaturahmi di Masjid Darussalam, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (19/4/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Parigi Moutong selaku personel Subsatgas II Preemtif, AKP Zulkufran, bersama sejumlah personel Da'i Kamtibmas Polri, antara lain Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin Abubakar.

Baca Juga:  Terima Perwira Baru SIP 55, Kapolda Sulteng Tekankan Pentingnya Keteladanan Seorang Pemimpin

Dalam kesempatannya, AKP Zulkufran menyampaikan pentingnya menjaga situasi kamtibmas pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang telah berjalan dengan , tertib dan lancar.

Ia mengajak seluruh jamaah dan tokoh agama untuk terus bersinergi dalam menciptakan suasana yang damai, aman, serta menjaga nilai-nilai toleransi antar .

“Kami mengajak masyarakat, khususnya tokoh agama, untuk bersama-sama menanamkan sikap saling menghargai dan menjaga persaudaraan, demi terwujudnya lingkungan yang harmonis serta mencegah berkembangnya dan intoleran di wilayah Parigi Moutong,” ujar AKP Zulkufran.

Baca Juga:  Lomba PBB dan Pidato Warnai Gema Pelajar Cinta NKRI Satgas Madago Raya di Polres Poso

Darussalam, Ustaz Kamaludin H. Andi Mange, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Satgas Madago Raya atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada jamaah.

Ia juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung tugas-tugas Polri khususnya Satgas Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan agama, serta memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

banner

Komentar