Satgas Madago Raya Ingatkan Warga Desa Uedele Jaga Toleransi dan Waspadai Radikalisme

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menciptakan siatuasi yang dan kondusif selama bulanauci ramadhan, melaksanakan kegiatan sambang kepada warga Desa Uedele, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, pada Sabtu, (1/3/).

Dalam kesempatannya, Bripka Jabbar Abu menyampaikan pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengimbau warga untuk terus menjaga dan saling menghormati satu sama lain, agar tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Baca Juga:  Kunjungi Ponpes Abnaul Khairaat, Kaops Madago Raya Serahkan Sajadah untuk Santri

“Seluruh warga diharapkan untuk menjaga antar umat beragama dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang tenteram. Kami juga mengingatkan agar tetap waspada terhadap ancaman radikalisme yang dapat merusak kita,” ujar Bripka Jabbar Abu.

Selain itu, Bripka Jabbar Abu juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap paham yang dapat menyusup ke lingkungan masyarakat.

“Kami berharap warga untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi jika ada indikasi masuknya paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan dan , terlebih dalam suasana bulan suci ramadhan,” terangnya.

Baca Juga:  Ketua FKUB Apresiasi Kinerja Polri Amankan Pemungutan Suara di Sulteng

Dalam kesempatan tersebut, Moh Abdullah, salah satu warga Desa Uedele, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Tim . Ia juga menyatakan kesediaannya untuk berperan serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di desa, serta membantu mencegah masuknya paham-paham intoleran dan radikal.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Satgas Madago Raya dan siap membantu menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di desa kami,” kata Abdullah.

Baca Juga:  Membangun Toleransi dan Keamanan Lewat Buka Puasa Bersama di Kotarindau

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya Satgas II Preemtif Ops Madago Raya untuk memperkuat kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman radikalisme dan intoleransi.

banner

Komentar