Sambangi Tokoh Masyarakat, Dai Polri Gencarkan Upaya Pencegahan Radikalisme di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta menangkal masuknya paham di wilayah Poso, II Preemtif Ops Madago Raya melalui Da'i melaksanakan kegiatan silaturahmi kepada salah satu tokoh , Abdul Hamid Labaso di Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Utara, Kabupaten Poso, Senin (3/3/2025).

Tim Da'i Polri yang dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi, berkesempatan untuk berdialog langsung dengan Abdul Hamid Labaso untuk memperkuat kerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Baca Juga:  KPU Tetapkan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Hari Ini, 1.138 Personel Diterjunkan!

Dalam pertemuan tersebut, tim Da'i Polri mengajak tokoh masyarakat untuk terus menanamkan sikap saling toleransi antar umat beragama.

“Sebagai bagian dari Polri, kami menyadari pentingnya peran serta tokoh masyarakat dalam menjaga kedamaian. Melalui silaturahmi ini, kami berharap agar masyarakat bisa semakin erat bersatu, saling menghormati antar umat beragama, dan bersama-sama menjaga Poso agar tetap aman dan bebas dari pengaruh paham radikal,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  Dai Polri Gandeng Tokoh Masyarakat, Cegah Radikalisme Jelang Pilkada 2024

Lebih lanjut, Ipda Ilham Sriwan menambahkan pentingnya menciptakan rasa persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat, agar suasana tetap aman dan kondusif.

“Penting bagi kita untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk saling menjaga persatuan bangsa, serta mengantisipasi masuknya paham radikal dan intoleransi yang dapat merusak keharmonisan di Poso,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Abdul Hamid Labaso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Da'i Polri atas upaya yang dilakukan untuk menjaga kamtibmas di Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Melalui Lomba PBB, Satgas Madago Raya Bangun Karakter Generasi Muda di Poso Pesisir

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan wilayah serta memastikan bahwa masyarakat tetap hidup dalam kedamaian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong kolaborasi dengan tokoh-tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan jauh dari pengaruh paham radikal yang dapat mengancam kebhinnekaan Indonesia.

banner

Komentar