Sambangi Tokoh Masyarakat, Dai Polri Gencarkan Upaya Pencegahan Radikalisme di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta menangkal masuknya paham radikal di wilayah Kabupaten Poso, Ops Madago Raya melalui Da’i Polri melaksanakan kegiatan sambang kepada salah satu tokoh masyarakat, Abdul Hamid Labaso di Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, Senin (3/3/2025).

Tim Da’i Polri yang dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi, berkesempatan untuk berdialog langsung dengan Abdul Hamid Labaso untuk memperkuat kerjasama dalam menjaga dan ketertiban di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Disersi Dominasi PTDH Personel Polda Sulteng Tahun 2024, Lima Diantaranya Kasus Bahugel

Dalam pertemuan tersebut, tim Da’i Polri mengajak untuk terus menanamkan sikap saling toleransi antar umat beragama.

“Sebagai bagian dari Polri, kami menyadari pentingnya peran serta dalam menjaga kedamaian. Melalui ini, kami berharap agar masyarakat bisa semakin erat bersatu, saling menghormati antar umat beragama, dan bersama-sama menjaga Poso agar tetap aman dan bebas dari pengaruh paham radikal,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya kembali Bagikan Bendera Merah Putih ke Eks Napiter di Poso

Lebih lanjut, Ipda Ilham Sriwan menambahkan pentingnya menciptakan rasa persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat, agar suasana tetap aman dan kondusif.

“Penting bagi kita untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk saling menjaga persatuan bangsa, serta mengantisipasi masuknya paham radikal dan intoleransi yang dapat merusak keharmonisan di Poso,” jelasnya.

Abdul Hamid Labaso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Da’i Polri atas upaya yang dilakukan untuk menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Penguatan Moderasi Beragama di Desa Borone, Upaya Satgas II Preemtif Cegah Radikalisme

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan wilayah serta memastikan bahwa masyarakat tetap hidup dalam kedamaian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satgas Madago Raya untuk mendorong kolaborasi dengan tokoh- dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan jauh dari pengaruh paham radikal yang dapat mengancam kebhinnekaan Indonesia.

banner

Komentar