Razia Kendaraan di Poso, Satgas Madago Raya Waspadai Potensi Ancaman Selama Ramadhan

-News-
oleh

– Dalam rangka meningkatkan stabilitas keamanan selama bulan suci , Satgas III Preventif melalui empat pos kamtibmas, yaitu Tamanjeka, Kalora, Tabalu, dan Masamba, rutin melaksanakan razia kendaraan di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso, Sabtu (1/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah peredaran bahan berbahaya seperti senjata api (senpi), bahan peledak (), , dan barang-barang berisiko lainnya yang dapat mengganggu kestabilan keamanan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Tiga Lokasi Aksi May Day di Sulteng, Polisi Imbau Unjuk Rasa Damai

Razia ini merupakan bagian dari upaya proaktif untuk memastikan tidak ada potensi ancaman yang mengganggu kelancaran ibadah umat Islam yang sedang menjalankan .

Dansat Brimob Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, yang juga menjabat sebagai Kasatgas III Preventif, menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menjaga situasi kondusif, khususnya selama bulan Ramadhan.

“Kami berkomitmen untuk terus memastikan wilayah Kabupaten Poso tetap dan bebas dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak , apalagi pada saat umat Islam menjalankan ibadah puasa,” ujar Kombes Kurniawan.

Baca Juga:  Kasus Kopi Sianida, Ayah Mirna Dilaporkan ke Bareskrim Dugaan Hilangkan Barang Bukti

Selama razia, petugas tidak hanya memeriksa kendaraan, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang dicurigai, serta memberikan sosialisasi terkait kewaspadaan dan keamanan kepada masyarakat.

Selainitu, personel pos kamtibmas juga mengimbau warga untuk tetap menjaga antar umat beragama dan melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Kurniawan menyebut dengan adanya razia ini, diharapkan dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, sekaligus memutus potensi gangguan yang dapat meresahkan masyarakat.

Baca Juga:  18 Teroris Ditangkap Jelang Nataru Kebanyakan di Provinsi Jawa Tengah

“Dengan adanya razia yang intensif, kami berharap dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, serta mencegah adanya potensi gangguan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” pungkasnya.

banner

Komentar