Silaturahmi Satgas Madago Raya dan Ketua FKUB Sigi, Upaya Bersama Jaga Moderasi Beragama

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat moderasi beragama, personel Posko Ops Madago Raya mengadakan pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama () Kabupaten , Ustadz Sofyan Nur, beserta jajaran pengurus di Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Rabu (5/2/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh lima personel II Preemtif, yaitu Aiptu Rahmat Jafar, Aiptu Rasul, Aiptu Andi Agustiar, Aiptu Ronal A. Sunusi, dan Brigpol Farid Wajdi. Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya penguatan program Desa Percontohan Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Sigi.

Baca Juga:  Jaga Keharmonisan Umat Beragama, Da'i Polri Salurkan Bantuan Kursi ke Gereja GPID Karmel

Dalam diskusi yang berlangsung, Satgas II Preemtif menyampaikan beberapa poin penting terkait peran serta dalam menjaga keharmonisan beragama, di antaranya:

Pertama, Penguatan moderasi beragama dalam bingkai NKRI sebagai strategi dalam mencegah radikalisme dan intoleransi di wilayah operasi Madago Raya.

Kedua, Kelanjutan dari program Kampung Moderasi Beragama yang telah diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Sigi dan FKUB Sigi, dengan menetapkan Desa Uwemanje dan Desa Toro sebagai desa percontohan.

Baca Juga:  Polda Sulteng Permudah Layanan Dumas, Lapor Polisi Nakal Kini Bisa dari HP

Ketiga, Peran aktif , masyarakat, dan adat dalam menjaga kerukunan serta membangun toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Keempat, Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Tengah, khususnya Kabupaten Sigi.

Ketua FKUB Kabupaten Sigi, Ustadz Sofyan Nur menyampaikan apresiasi atas inisiatif Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dalam mendukung program moderasi beragama.

Baca Juga:  Jokowi Minta Pengawasan Smelter Diperketat Usai Ledakan di PT ITSS Morowali

Ia berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial di masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat dalam mencegah radikalisme serta membangun suasana yang dan kondusif di Kabupaten Sigi.

banner

Komentar