Silaturahmi Satgas Madago Raya dan Ketua FKUB Sigi, Upaya Bersama Jaga Moderasi Beragama

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mempererat dan memperkuat moderasi beragama, personel Posko II Preemtif Ops mengadakan pertemuan dengan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sigi, Ustadz Sofyan Nur, beserta jajaran pengurus di Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Rabu (5/2/).

Kegiatan ini dihadiri oleh lima personel Satgas II Preemtif, yaitu Aiptu Rahmat Jafar, Aiptu Rasul, Aiptu Andi Agustiar, Aiptu Ronal A. Sunusi, dan Brigpol Farid Wajdi. Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya penguatan program Desa Percontohan Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Sigi.

Baca Juga:  Edukasi Bahaya Radikalisme, Satgas Madago Raya Sapa Siswa SMPN 1 Tojo Lewat Upacara Bendera

Dalam diskusi yang berlangsung, Satgas II Preemtif menyampaikan beberapa poin penting terkait peran serta dalam menjaga keharmonisan beragama, di antaranya:

Pertama, Penguatan moderasi beragama dalam bingkai NKRI sebagai strategi dalam mencegah dan di wilayah .

Kedua, Kelanjutan dari program Kampung Moderasi Beragama yang telah diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Sigi dan FKUB Sigi, dengan menetapkan Desa Uwemanje dan Desa Toro sebagai desa percontohan.

Baca Juga:  Bahu-Membahu, Satgas Madago Raya dan Warga Poso Perbaiki Akses Jalan Penghubung

Ketiga, Peran aktif tokoh agama, masyarakat, dan adat dalam menjaga kerukunan serta membangun toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Keempat, Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Sigi.

Ketua FKUB Kabupaten Sigi, Ustadz Sofyan Nur menyampaikan apresiasi atas inisiatif Satgas II Preemtif dalam mendukung program moderasi beragama.

Baca Juga:  Pastikan Kotak Suara Aman, Satgas Preventif Gencar Patroli Kantor KPU, Bawaslu dan PPK di Sulteng

Ia berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial di masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat dalam mencegah radikalisme serta membangun suasana yang damai dan kondusif di Kabupaten Sigi.

banner

Komentar