Sinergi TNI-Polri dengan Masyarakat Kotarindau Cegah Penyebaran Hoaks dan Paham Radikalisme

-News-
oleh

Nesia – Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, Satgas II Preemtif melalui Bhabinkamtibmas Desa , Aiptu Ronald A.S, melaksanakan kegiatan dan silahturahmi bersama Babinsa dan aparat desa setempat.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 3 Desember 2024 bertempat di kantor perusahaan air minum BIAS yang berlokasi di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten .

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Tekankan Upaya Pencegahan Radikalisme dan Intoleran di Wilayah Operasi

Kegiatan sambang ini bertujuan untuk mempererat kemitraan antara pihak , TNI, serta masyarakat setempat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Aiptu Ronald menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas yang penting, antara lain untuk tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks, ujaran kebencian, maupun isu SARA yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga:  Cegah Penyelundupan Senpi dan Handak, Satgas Madago Raya Intensif Razia Kendaraan di Poso

Lebih lanjut, AIPTU Ronald mengimbau kepada masyarakat agar menjaga hubungan yang baik, serta menghindari permusuhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat kebersamaan antara , TNI, dan masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dibahas pentingnya kerja sama antara Polri dan TNI dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan masyarakat.

Baca Juga:  Jokowi Minta Pengawasan Smelter Diperketat Usai Ledakan di PT ITSS Morowali

Pihak kepolisian khususnya Satgas Mdago Raya berharap agar masyarakat dapat memahami nilai-nilai persatuan, cinta tanah air, dan wawasan yang menjadi pondasi kuat dalam menjaga keamanan.

Pihak kepolisian berharap agar kegiatan sambang dan silahturahmi ini dapat terus berlangsung, sehingga hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat tetap terjalin erat dalam mendukung berlangsungnya operasi Madago Raya.

banner

Komentar