Sambangi Eks Napiter, Kasatgas III Preventif Dukung Program Deradikalisasi di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas III Preventif bersama dan Babinsa Tokorondo melaksanakan kegiatan di rumah eks narapidana terorisme (Napiter), Rifai Daeng Mandrapi alias Rifai alias Papa Fitri, di Desa Tokorondo, Kecamatan , Kabupaten Poso, Rabu (4/12/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Aipda Abdurrohman, sebagai bagian dari upaya untuk memastikan keamanan dan mencegah potensi ancaman terorisme di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Idul Adha Penuh Kebahagiaan, Satgas Madago Raya Berbagi Daging Kurban ke Warga di Wilayah Operasi

Dalam kegiatan sambang ini, petugas memberikan pembinaan kepada Rifai yang merupakan binaan, serta melakukan dialog untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat setempat.

Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan warga serta memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam kehidupan masyarakat.

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif dalam mendukung program deradikalisasi dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Gaskeeun! Sambut Hari Bhayangkara ke 77, Polri Gelar Berbagai Lomba Konten Kreatif

“Kami ingin memastikan bahwa dapat menjalani kehidupan normal di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang persuasif dan komunikasi yang baik, diharapkan mereka dapat lebih mudah berintegrasi dan tidak terpengaruh oleh paham radikal. Keamanan dan ketertiban di wilayah Poso menjadi prioritas utama kami,” ungkap Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meminimalisir potensi ancaman dari kelompok radikal dan memperkuat serta masyarakat dalam menjaga .

Baca Juga:  Polda Sulteng Gandeng Seluruh Stakeholder dan Elemen Masyarakat, Wujudkan Pilkada Damai 2024

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Poso. Kegiatan sambang ini tidak hanya untuk memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam masyarakat, tetapi juga untuk membangun kepercayaan antara aparat keamanan dan warga serta menciptakan lingkungan yang aman, dan sejuk,” pungkasnya.

banner

Komentar