Sambangi Eks Napiter, Kasatgas III Preventif Dukung Program Deradikalisasi di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Personel Satgas III Preventif Ops Madago Raya bersama dan Babinsa Tokorondo melaksanakan kegiatan di eks narapidana (Napiter), Rifai Daeng Mandrapi alias Rifai alias Papa Fitri, di Desa Tokorondo, Kecamatan , Kabupaten , Rabu (4/12/).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Aipda Abdurrohman, sebagai bagian dari upaya untuk memastikan keamanan dan mencegah potensi ancaman terorisme di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Siagakan 2.624 Personel, Polda Sulteng Siapkan 76 Pos Pengamanan di Seluruh Wilayah

Dalam kegiatan sambang ini, petugas memberikan pembinaan kepada Rifai yang merupakan warga binaan, serta melakukan dialog untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat setempat.

Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan warga serta memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam kehidupan masyarakat.

III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif dalam mendukung program dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Polisi Hadiri Pemakaman Alumni Deradikalisasi di Poso, Dapat Dukungan Warga untuk Jaga Keamanan

“Kami ingin memastikan bahwa eks napiter dapat menjalani kehidupan normal di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang persuasif dan komunikasi yang baik, diharapkan mereka dapat lebih mudah berintegrasi dan tidak terpengaruh oleh paham radikal. Keamanan dan ketertiban di wilayah Poso menjadi prioritas utama kami,” ungkap Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meminimalisir potensi ancaman dari kelompok radikal dan memperkuat peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan.

Baca Juga:  Eks Napiter di Poso Pesisir Dukung Upaya Deradikalisasi Satgas Madago Raya

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Poso. Kegiatan sambang ini tidak hanya untuk memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam masyarakat, tetapi juga untuk membangun kepercayaan antara aparat keamanan dan warga serta menciptakan lingkungan yang aman, damai dan sejuk,” pungkasnya.

banner

Komentar