Sambangi Eks Napiter, Kasatgas III Preventif Dukung Program Deradikalisasi di Poso

-News-
oleh

– Personel Satgas III Preventif Ops bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tokorondo melaksanakan kegiatan sambang di rumah eks narapidana (Napiter), Rifai Daeng Mandrapi alias Rifai alias Papa Fitri, di Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Poso, Rabu (4/12/).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Aipda Abdurrohman, sebagai bagian dari upaya untuk memastikan keamanan dan mencegah potensi ancaman terorisme di wilayah tersebut.

Baca Juga:  STIA Panca Marga Palu dan Polda Sulteng Bersinergi Wujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Dalam kegiatan sambang ini, petugas memberikan kepada Rifai yang merupakan warga binaan, serta melakukan dialog untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan setempat.

Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan warga serta memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam kehidupan masyarakat.

III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif dalam mendukung program deradikalisasi dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Kapolres Banggai Apresiasi Anggotanya Dalam Pengamanan Pleno Penghitungan Suara

“Kami ingin memastikan bahwa eks napiter dapat menjalani kehidupan normal di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang persuasif dan komunikasi yang baik, diharapkan mereka dapat lebih mudah berintegrasi dan tidak terpengaruh oleh paham . Keamanan dan ketertiban di wilayah Poso menjadi prioritas utama kami,” ungkap Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meminimalisir potensi ancaman dari kelompok radikal dan memperkuat serta masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Berperan Aktif Dukung Program Asta Cita Presiden RI untuk Ketahanan Pangan

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Poso. Kegiatan sambang ini tidak hanya untuk memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam masyarakat, tetapi juga untuk membangun kepercayaan antara aparat keamanan dan warga serta menciptakan lingkungan yang aman, damai dan sejuk,” pungkasnya.

banner

Komentar