Sambangi Eks Napiter, Kasatgas III Preventif Dukung Program Deradikalisasi di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Personel Ops Madago Raya bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tokorondo melaksanakan kegiatan sambang di rumah eks narapidana terorisme (Napiter), Rifai Daeng Mandrapi alias Rifai alias Papa Fitri, di Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Rabu (4/12/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Aipda Abdurrohman, sebagai bagian dari upaya untuk memastikan dan mencegah potensi ancaman di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Jamin Keamanan Ibadah Natal Umat Kristiani di Poso Pesisir Bersaudara

Dalam kegiatan sambang ini, petugas memberikan pembinaan kepada Rifai yang merupakan warga binaan, serta melakukan dialog untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat setempat.

Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat dengan warga serta memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam kehidupan masyarakat.

III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif dalam mendukung program dan mempererat hubungan antara aparat dengan masyarakat.

Baca Juga:  Pelajar SMA Negeri 3 Poso Diberi Wawasan tentang Bela Negara dan Cegah Radikalisme oleh Da'i Polri

“Kami ingin memastikan bahwa eks napiter dapat menjalani kehidupan normal di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang persuasif dan komunikasi yang baik, diharapkan mereka dapat lebih mudah berintegrasi dan tidak terpengaruh oleh paham radikal. dan ketertiban di wilayah Poso menjadi prioritas utama kami,” ungkap Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meminimalisir potensi ancaman dari kelompok radikal dan memperkuat serta masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Baca Juga:  Polda Sulteng Apresiasi Masyarakat Atas Terselenggaranya Tahap Kampanye yang Aman dan Kondusif

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga dan ketertiban di wilayah Poso. Kegiatan sambang ini tidak hanya untuk memastikan warga binaan dapat berintegrasi dengan baik dalam masyarakat, tetapi juga untuk membangun kepercayaan antara aparat keamanan dan warga serta menciptakan lingkungan yang aman, damai dan sejuk,” pungkasnya.

banner

Komentar