Dai Polri Sambangi Kepala Desa Tolai untuk Cegah Paham Radikalisme

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban , Da'i Polri Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya melaksanakan kegiatan dan silaturahmi di Dusun 2 Desa Tolai, Kecamatan Torue, Parigi Moutong.

Kegiatan ini berlangsung pada Senin (23/12/), bertempat di Kantor Desa Tolai dan melibatkan Kepala Desa Tolai, I Made Gede Dwipayana, beserta perangkat desa.

Da'i Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin Ab. hadir dengan misi menjalin kerja sama dengan perangkat desa dan masyarakat guna menangkal masuknya paham radikal dan intoleran di wilayah Kecamatan Torue. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Perwira SIP 53.1 LSP Polda Sulteng Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat

Dalam pertemuan tersebut, Da'i Polri memberikan pemahaman terkait bahaya paham radikal, intoleransi, serta penyebaran berita hoaks yang dapat merusak keharmonisan masyarakat.

Dai Polri juga menekankan pentingnya peran , tokoh agama, dan perangkat desa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada dan , tentang dampak negatif ideologi radikal dan intoleransi.

Baca Juga:  Pelaku Jambret Jalan Lingkar Untad Dibekuk Tim Jatanras Polda Sulteng

Kepala Desa Tolai, I Made Gede Dwipayana, menyampaikan apresiasinya kepada Da'i Polri Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya atas kunjungan dan inisiatif mereka.

“Kami sangat berterima kasih atas silaturahmi ini. Kehadiran Da'i Polri sangat membantu dalam memperkuat antara pemerintah desa dan aparat keamanan. Kami siap mendukung tugas Satgas Madago Raya dalam menangkal paham-paham radikal, terutama di kalangan generasi muda, perempuan dan anak,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengurus Koperasi TKBM Minta Pemkab Banggai Cari Solusi Rencana Pemindahan Pelabuhan

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menciptakan wilayah yang aman, , dan terbebas dari ancaman ideologi radikal maupun intoleransi. Langkah proaktif seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga sosial di kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar