Tinggalkan Polda Sulteng, Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko Dilepas dalam Prosesi Tradisi Pedang Pora

-News-
oleh

Setelah menjabat Wakapolda Sulteng selama 1 tahun 5 bulan, Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko resmi dilepas Irjen Pol. Agus Nugroho yang mengikuti langsung upacara tradisi Pedang Pora di halaman mako Sulteng, pada Rabu (20/11/) sore.

Setelah sebelumnya jabatan Wakapolda Sulteng itu telah diserahterimakan dari Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko kepada penggantinya Kombes Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf di aula Rupatama .

“Pelepasan Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko meninggalkan Polda Sulteng dilakukan melalui upacara tradisi Pedang Pora,” kata Kombes Pol. Djoko Wienartono.

Baca Juga:  Sambangi Warga Desa Tolai, Satgas Madago Raya Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Kabidhumas Polda Sulteng mengatakan, upacara tradisi Pedang Pora merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada pejabat atau pimpinan yang akan meninggalkan Polda Sulteng.

Ia juga menjelaskan, bahwa sebelum dilakukan pelepasan, Kapolda Sulteng telah memimpin serah terima jabatan Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko kepada penggantinya Kombes Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf di Rupatama Polda Sulteng.

Nampak dalam prosesi upacara tradisi Pedang Pora, Kapolda Sulteng memberikan kalungan bunga kepada Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, sementara Ketua Bhayangkari Sulteng Ny. Fera Agus Nugroho menyerahkan bunga tangan kepada Ny. Heti Wulan Soeseno.

Baca Juga:  Tragedi Memilukan! Polwan di Mojokerto Diduga Bakar Suami Akibat Cekcok Gaji 13

Diiringi musik dan pembacaan puisi, Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko saat ini menjabat sebagai Wakapolda didampingi istri tercinta Ny. Heti Wulan Soeseno mulai melangkahkan kaki secara perlahan meninggalkan Polda Sulteng memasuki barisan Pedang Pora Perwira Polda Sulteng.

Langkah keduanya diikuti oleh Kapolda Sulteng bersama istri, Wakapolda Sulteng bersama istri, Polda Sulteng dan para Kapolres yang didampingi istri mengantarkannya hingga gerbang pintu keluar Polda Sulteng.

Baca Juga:  Imam Masjid dan Pegawai Syara' Jadi Ujung Tombak Cegah Radikalisme di Sigi

Salah seorang Perwira Polda Sulteng mengungkapkan rasa haru dan bangga selama 1 tahun 5 bulan telah mendapatkan pembinaan dan bimbingan dari seorang Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko saat menjabat sebagai Wakapolda Sulteng, torehan kegiatan yang dilakukan telah meninggalkan kesan yang tak mungkin dilupakan.

“Selamat Jalan , selamat bertugas sebagai Wakapolda Kalimantan Utara semoga membawa keberkahan dan sukses di tempat tugas yang baru,” ungkapnya.

banner

Komentar