Tinggalkan Polda Sulteng, Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko Dilepas dalam Prosesi Tradisi Pedang Pora

-News-
oleh

Palu Nesia – Setelah menjabat Wakapolda selama 1 tahun 5 bulan, Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko resmi dilepas Kapolda Sulteng Irjen Pol. Agus Nugroho yang mengikuti langsung upacara tradisi Pedang Pora di halaman mako Polda Sulteng, pada Rabu (20/11/2024) sore.

Setelah sebelumnya jabatan Wakapolda Sulteng itu telah diserahterimakan dari Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko kepada penggantinya Kombes Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf di aula Rupatama Polda Sulteng.

“Pelepasan Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko meninggalkan dilakukan melalui upacara tradisi Pedang Pora,” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono.

Baca Juga:  Dai Polri Sentuh Wali Santri Ponpes Baabul Khair Lewat Edukasi Kekerasan Anak dan Bahaya Radikalisme

Kabidhumas mengatakan, upacara tradisi Pedang Pora merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada pejabat atau pimpinan yang akan meninggalkan Polda Sulteng.

Ia juga menjelaskan, bahwa sebelum dilakukan pelepasan, Kapolda Sulteng telah memimpin serah terima jabatan Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko kepada penggantinya Kombes Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf di Rupatama Polda Sulteng.

Nampak dalam prosesi upacara tradisi Pedang Pora, Kapolda Sulteng memberikan kalungan bunga kepada Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, sementara Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Fera Agus Nugroho menyerahkan bunga tangan kepada Ny. Heti Wulan Soeseno.

Baca Juga:  Resmi! Tiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Siap Bertarung di Pilkada Sulteng 2024

Diiringi musik dan pembacaan puisi, Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko saat ini menjabat sebagai Wakapolda didampingi tercinta Ny. Heti Wulan Soeseno mulai melangkahkan kaki secara perlahan meninggalkan memasuki barisan Pedang Pora Perwira Polda Sulteng.

Langkah keduanya diikuti oleh Kapolda Sulteng bersama istri, Wakapolda Sulteng bersama istri, pejabat utama dan para Kapolres yang didampingi mengantarkannya hingga gerbang pintu keluar Polda Sulteng.

Baca Juga:  Katpuan Pendeta se-Sigi, Prof. Zainal: Jadikan Perbedaan sebagai Perekat, Bukan Pemecah Bangsa

Salah seorang Perwira mengungkapkan rasa haru dan bangga selama 1 tahun 5 bulan telah mendapatkan pembinaan dan bimbingan dari seorang Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko saat menjabat sebagai Wakapolda Sulteng, torehan kegiatan yang dilakukan telah meninggalkan kesan yang tak mungkin dilupakan.

“Selamat Jalan Jenderal, selamat bertugas sebagai Wakapolda semoga membawa keberkahan dan sukses di tempat tugas yang baru,” ungkapnya.

banner

Komentar