Pererat Silaturahmi, Dai Polri Ajak Perangkat Desa Toboli Tangkal Paham Radikal

Palu Nesia – Dalam rangka menciptakan situasi dan ketertiban (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif jelang Pemilihan (Pilkada) , tim Da'i melaksanakan kunjungan dan dengan Sekretaris Desa () Dusun 1 Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara. Kegiatan ini berlangsung di aula kantor desa setempat, pada Senin (4/11/2024).

Tim Da'i Polri, yang terdiri dari Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham dan Aiptu Arwin Ab., bertemu langsung dengan Sekdes Desa Toboli, Muhammad Sabik, S.Pd.I. Pertemuan ini bertujuan untuk membangun kerjasama dengan perangkat desa dalam upaya menangkal masuknya paham radikal dan intoleran serta untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada berjalan aman, damai dan kondusif.

Baca Juga:  902 Personel Diterjunkan BKO Pam TPS, Wakapolda Sulteng Tekankan Netralitas dan Profesionalisme

“Kami berharap seluruh perangkat desa dapat berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya paham radikal dan intoleran, serta dampak negatif berita hoax yang dapat mengganggu ketentraman wilayah,” ungkap Aiptu Erwin.

Lebih lanjut, Aiptu Erwin mengatakan, bahwa Radikalisme dan intoleransi sering kali menyusup melalui berita yang tidak benar atau fitnah.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, Satgas Madago Raya Ajak Siswa SD Gelorakan Semangat Kebangsaan

“Oleh karena itu, kami mengajak perangkat desa menjadi garda depan dalam menyaring informasi dan menyampaikan pesan-pesan damai kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sekdes Toboli, Muhammad Sabik, mengucapkan terima kasih kepada Tim Da'i Polri atas kunjungan dan dukungan mereka dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya terkait bahaya radikalisme.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tim Da'i Polri yang siap membantu tugas Satgas Madago Raya untuk mencegah paham radikal, terutama di kalangan , dan perempuan,” kata Sekdes Toboli.

Baca Juga:  Sinergi Da'i Polri dan Eks Simpatisan Poso, Cegah Radikalisme dan Jaga Toleransi

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan perangkat desa dalam menjaga kestabilan keamanan di wilayah Parigi Utara menjelang pesta demokrasi Pilkada, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah paham-paham yang dapat merusak persatuan dan .

banner

Komentar