Cegah Radikalisme, Dai Polri Beri Bimbingan kepada Santri Ponpes Amanah Putra Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mencegah masuknya pemahaman radikal di kalangan , Satgas II Preemtif melalui Da'i Ops Madago Raya melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada para santri Pondok Pesantren Amanah Putra, Desa Landangan, Kecamatan , Kabupaten , pada Selasa (19/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya menjauhi dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Dai Polri Sosialisasikan Pentingnya Toleransi dan Jaga Keamanan Jelang PSU di Parigi Moutong

Tim yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi, mengajak para santri untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT, menghormati orang tua, serta mematuhi para ustadz dan guru sebagai pembimbing ilmu.

Dai Polri juga menekankan pentingnya menghindari perbuatan yang bertentangan dengan syariat Islam, hukum negara, dan nilai-nilai Pancasila.

“Paham radikal, intoleransi, dan anti-Pancasila hanya akan merusak tatanan kehidupan. Sebagai santri, kalian adalah generasi penerus yang diharapkan dapat menjaga , terutama di Kabupaten Poso ini,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  Bangun Sinergi, Dai Kamtibmas Polri Edukasi Mahasiswa Unsimar Poso soal Bahaya Radikalisme

Penyuluhan yang berlangsung interaktif ini mendapat respons positif dari para santri dan pengurus pondok pesantren. Ustadz Syarif Hidayatullah, salah satu pengasuh Ponpes Amanah Putra, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari Tim Da'i Polri.

“Kami mendukung penuh langkah Polri khususnya Satgas Madago Raya dalam menjaga dan siap berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang dan kondusif,” tuturnya.

Baca Juga:  Bangun Sinergi Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Tolak Paham Radikalisme di Parimo

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Satgas Madago Raya untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso melalui pendekatan persuasif dan edukatif kepada generasi muda. Dengan bimbingan ini, diharapkan para santri dapat menjadi yang membawa nilai-nilai kebajikan dan toleransi di tengah masyarakat.

banner

Komentar