Satgas Madago Raya Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa di SDN Pasau Poso Pesisir

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mendukung pendidikan dan membangun kesadaran kebangsaan di kalangan pelajar, Satgas III Preventif Operasi mengunjungi yang terletak di Desa Tiwaa, Kecamatan Poso Pesisir, pada Sabtu (26/10/).

Kegiatan ini merupakan respon terhadap permintaan pihak sekolah untuk memberikan materi pendidikan yang relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini.

Dipimpin oleh Pasi Log Satgas III Preventif, Iptu I Wayan Dharma, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang, bullying, dan .

Baca Juga:  Tebar Kepedulian, Satgas Madago Raya Bagikan Sembako dan Alat Tulis ke Anak Panti Asuhan di Parigi

Dalam sesi tersebut, Iptu I Wayan Dharma bersama anggotanya menyampaikan materi yang menekankan pentingnya pemahaman tentang ideologi Pancasila, serta memberikan pesan moral yang bertujuan untuk mencegah siswa terpapar paham-paham . Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa dan cinta tanah air sejak dini.

Dalam kesempatannya, AKP Krisno Hergianto Songko selaku Pasi Ops Satgas III Preventif, menjelaskan bahwa penting bagi generasi muda untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang nasionalisme.

Baca Juga:  Eks Napiter Iswadi Kunjungi Kapolsek Poso Pesisir Utara, Ini Pembahasannya!

“Kami dari Satgas III Preventif Operasi Madago Raya berperan sebagai guru bantu di SDN Pasau untuk menyampaikan pesan moral mengenai bahaya narkoba dan menanamkan jiwa nasionalisme sehingga dapat membentengi siswa dari pemahaman radikalisme,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang guru di SDN Pasau, Arabiya, S.Pd, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Satgas III Preventif atas sosialisasi yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya cinta terhadap tanah air.

Baca Juga:  Bangun Motivasi Mahasiswa, Satgas Madago Raya Gelar Hipnoterapi Dua Kampus di Poso

“Saya berharap, semoga siswa-siswa kami dapat menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter siswa menjadi generasi yang tangguh dan terhadap bangsa.

Dengan pesan-pesan moral yang disampaikan, berharap para siswa dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

banner

Komentar