Satgas Madago Raya Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa di SDN Pasau Poso Pesisir

-News-
oleh

Dalam upaya mendukung pendidikan dan membangun kesadaran kebangsaan di kalangan , Satgas III Preventif Operasi Madago Raya mengunjungi yang terletak di Desa Tiwaa, Kecamatan Poso Pesisir, pada Sabtu (26/10/2024).

Kegiatan ini merupakan respon terhadap permintaan pihak untuk memberikan materi pendidikan yang relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Dipimpin oleh Pasi Log Satgas III Preventif, Iptu I Wayan Dharma, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang, , dan .

Baca Juga:  Polda Sulteng Serahkan Kurir Sabu 15 Kg Warga Marawola ke Kejari Palu

Dalam sesi tersebut, Iptu I Wayan Dharma bersama anggotanya menyampaikan materi yang menekankan pentingnya pemahaman tentang ideologi Pancasila, serta memberikan pesan moral yang bertujuan untuk mencegah siswa terpapar paham-paham radikal. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa dan cinta tanah air sejak dini.

Dalam kesempatannya, AKP Krisno Hergianto Songko selaku Pasi Ops Satgas III Preventif, menjelaskan bahwa penting bagi generasi muda untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang nasionalisme.

Baca Juga:  Polri Jalin Kerjasama dengan IKM Parigi Moutong Cegah Radikalisme dan Intoleransi

“Kami dari Satgas III Preventif Operasi Madago Raya berperan sebagai guru bantu di SDN Pasau untuk menyampaikan pesan moral mengenai bahaya narkoba dan menanamkan jiwa nasionalisme sehingga dapat membentengi siswa dari pemahaman radikalisme,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang guru di SDN Pasau, Arabiya, S.Pd, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Satgas III Preventif atas sosialisasi yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya cinta terhadap tanah air.

Baca Juga:  Lewat Aksi Sosial, Satgas Madago Raya Ajak Eksnapiter Aktif Jaga Kondusifitas Keamanan di Poso

“Saya berharap, semoga siswa-siswa kami dapat menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk siswa menjadi generasi yang tangguh dan terhadap bangsa.

Dengan pesan-pesan moral yang disampaikan, berharap para siswa dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

banner

Komentar